TAKALAR, Topikterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar resmi menjalin kerja sama dengan Briton English Education sebagai Authorized Center Cambridge University dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di sektor pendidikan melalui penguatan pembelajaran Bahasa Inggris.
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dilakukan langsung oleh Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye bersama pihak Briton English Education di Gedung Wisma Kalla Lantai 7, Jalan Dr. Ratulangi, Makassar, Selasa (28/7/2026).
Kerja sama tersebut difasilitasi oleh Konsulat Australia di Indonesia Bagian Timur yang berkedudukan di Makassar sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan mutu pendidikan di Sulawesi Selatan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Takalar Dody Riyan Saputra, Direktur Briton English Education Cambridge University Sirajuddin Tenri, Konsul Jenderal Australia di Makassar Todd Dias, Konsul Australia Isaac Bennett, Lead Academic Briton English Education Aldyansyah, serta Native English Teacher Simon Purser.
Melalui kemitraan ini, Pemkab Takalar akan memfokuskan program pada peningkatan kompetensi guru dan penguatan pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah-sekolah.
Program tersebut sekaligus menjadi implementasi Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 tentang pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah dasar yang mulai diterapkan secara bertahap.
Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan harus dimulai dari peningkatan kapasitas guru sebagai ujung tombak proses belajar mengajar.
Menurutnya, guru yang memiliki kompetensi sesuai standar internasional akan mampu melahirkan peserta didik yang lebih siap menghadapi tantangan global.
“Kami ingin guru-guru Takalar mendapatkan standar pelatihan yang jelas dan bertahap. Kalau kualitas pendidiknya meningkat, murid akan memperoleh manfaat yang lebih besar, sehingga program Sekolah Berbahasa Inggris bisa dibangun dengan fondasi yang kuat, bukan sekadar menjadi nama program,” kata Daeng Manye.
Ia berharap kerja sama tersebut menjadi langkah awal lahirnya Sekolah Berbahasa Inggris (SBI) di Takalar sehingga kualitas pendidikan daerah semakin meningkat dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Dengan kolaborasi bersama Briton English Education dan dukungan Konsulat Australia, Pemkab Takalar optimistis pengembangan SDM di bidang pendidikan akan berjalan lebih cepat sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan generasi emas Indonesia. (*)











