BeritaDAERAHNTB

Bon Pertamax 3 Liter untuk Petugas Perlinsos Belum Terbayar, Bon BBM Bapenda Menumpuk, Tiga OPD di Lombok Timur Disebut Masih Punya Tunggakan di SPBU

25
×

Bon Pertamax 3 Liter untuk Petugas Perlinsos Belum Terbayar, Bon BBM Bapenda Menumpuk, Tiga OPD di Lombok Timur Disebut Masih Punya Tunggakan di SPBU

Sebarkan artikel ini

Topikterkini.com.LOMBOK TIMUR— Tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Lombok Timur dikabarkan belum menyelesaikan pembayaran bon bahan bakar minyak (BBM) di salah satu SPBU wilayah Sekarteja. Nilai bon yang belum dibayarkan disebut mencapai puluhan juta rupiah.

 

Informasi tersebut mencuat setelah beredar sejumlah bukti bon pengambilan BBM yang digunakan untuk kebutuhan operasional OPD. Salah satunya merupakan bon yang mencantumkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lombok Timur.

 

Dalam dokumen bon yang beredar, tercantum pemberian BBM jenis Pertamax sebanyak 3 liter. Bon tersebut ditujukan kepada petugas yang berkaitan dengan kegiatan Perlindungan Sosial (Perlinsos).

 

Bon bertanggal 12 Agustus 2026 itu tercatat atas nama pihak yang ditulis sebagai “Sekretariat”, dengan keterangan nomor/NIP yang sebagian tidak terbaca pada dokumen. Bon juga memuat stempel Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Lombok Timur.

 

Namun, berdasarkan informasi yang diterima, bon tersebut disebut belum dapat digunakan atau masih “nyangkut” karena pembayaran kepada pihak SPBU belum diselesaikan.

 

Selain Bapenda, terdapat dua OPD lainnya yang juga dikabarkan masih memiliki bon BBM di SPBU tersebut. Jika akumulasi seluruh bon dihitung, nilai tunggakan disebut mencapai puluhan juta rupiah.

 

Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai mekanisme penggunaan BBM dengan sistem bon oleh OPD, terutama terkait penyelesaian pembayaran dan pengelolaan anggaran operasional.

 

Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi dari Bapenda Lombok Timur H. Hasni maupun dua OPD lainnya terkait jumlah pasti tunggakan, penyebab belum dibayarnya bon, serta mekanisme penyelesaiannya.(TT).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *