TOPIKterkini.com – KONAWE UTARA | Polres Konawe Utara menggelar Apel Kesiapan Tanggap Bencana Tahun 2026 sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), cuaca ekstrem, serta dampak fenomena El Nino di wilayah Kabupaten Konawe Utara.
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Apel Polres Konawe Utara pada Rabu (19/8/2026) pukul 08.00 WITA tersebut dipimpin oleh Wakapolres Konawe Utara, Kompol Sumarso, S.Sos., dengan Komandan Apel Iptu Abd Razak, S.Si.
Apel kesiapsiagaan ini melibatkan berbagai unsur lintas instansi sebagai bentuk penguatan koordinasi dan sinergi dalam menghadapi berbagai potensi bencana. Peserta terdiri dari pejabat utama dan perwira Polres Konawe Utara, personel Kodim 1430 Konawe Utara, Dalmas Sat Samapta, gabungan staf Polres, personel Polsek jajaran, Satlantas, serta personel Satreskrim, Satintelkam, dan Satresnarkoba.
Selain itu, kegiatan juga diikuti oleh personel Basarnas Kabupaten Konawe Utara, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), dan Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Utara.
Turut hadir dalam apel tersebut Kabag Ops Polres Konawe Utara AKP Dr. LA Ajima Paimo, S.Sos., M.A.P., Pasi Ops Kodim 1430 Konawe Utara Kapten Inf. Samuri, Kadis Damkar Kabupaten Konawe Utara Mirwan Mansyur, SH., Wadanpos Basarnas Kabupaten Konawe Utara Isman, serta Kasidokes Polres Konawe Utara drg. Indah Anggaraini, M.DSc.
Dalam amanatnya, Kompol Sumarso menegaskan bahwa apel kesiapsiagaan ini merupakan bentuk komitmen seluruh pihak dalam mengantisipasi dan menangani potensi bencana yang dapat terjadi akibat cuaca ekstrem maupun fenomena El Nino.
Ia menekankan bahwa penanganan bencana, khususnya Karhutla, tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dan sinergi seluruh pemangku kepentingan agar langkah pencegahan dan penanganan dapat berjalan efektif.
“Dalam menghadapi potensi bencana dan Karhutla, tidak ada satu institusi pun yang dapat bekerja sendiri. Dibutuhkan sinergi seluruh pihak dalam melakukan pencegahan dan penanganan,” tegasnya.
Wakapolres juga menginstruksikan seluruh personel dan instansi terkait untuk meningkatkan pemantauan di wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan maupun kawasan rawan kebakaran hutan dan lahan. Selain itu, patroli terpadu perlu terus dilakukan sebagai langkah deteksi dini guna mencegah terjadinya kebakaran yang dapat meluas dan menimbulkan dampak bagi masyarakat serta lingkungan.
Tidak hanya itu, edukasi kepada masyarakat juga menjadi perhatian penting. Kompol Sumarso mengingatkan agar seluruh pihak aktif memberikan sosialisasi dan imbauan kepada warga untuk tidak melakukan pembakaran hutan, lahan, kebun, maupun sampah secara sembarangan.
“Kesadaran masyarakat harus terus dibangun bahwa mencegah Karhutla merupakan tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.
Melalui apel kesiapsiagaan ini, Polres Konawe Utara berharap koordinasi, komunikasi, dan kesiapan seluruh unsur terkait semakin solid dalam menghadapi berbagai potensi bencana di daerah tersebut.
Apel Kesiapan Tanggap Bencana Tahun 2026 ini menjadi salah satu langkah preventif Polres Konawe Utara bersama instansi terkait dalam menjaga wilayah dari ancaman Karhutla serta meningkatkan kesiapan menghadapi berbagai potensi bencana sepanjang tahun.
Rangkaian apel berakhir pada pukul 08.45 WITA dan ditutup dengan sesi foto bersama. Seluruh kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. (DARMAN).











