BeritaDAERAHHUKRIMNTB

Tabungan Nasabah Capai Rp1 Miliar Lebih Tak Kunjung Cair, Puluhan Nasabah Datangi Rumah Manajer KSU CMB

38
×

Tabungan Nasabah Capai Rp1 Miliar Lebih Tak Kunjung Cair, Puluhan Nasabah Datangi Rumah Manajer KSU CMB

Sebarkan artikel ini

Topikterkini.com.LOMBOK TIMUR — Sebanyak 25 orang nasabah yang mewakili rekan nya mendatangi kediaman meneger Koperasi Serba Usaha (KSU) Cahaya Mitra Bersama (CMB) wilayah Labuhan Haji, Lombok Timur, Kamis (10/9/2026) sekitar pukul 10.00 WITA.

 

Kedatangan para nasabah tersebut dipicu keresahan karena dana tabungan yang mereka simpan di KSU CMB belum kunjung dicairkan meski sebelumnya telah dijanjikan akan dikembalikan dalam waktu dua hingga tiga bulan.

 

Berdasarkan informasi sementara yang dihimpun, terdapat lebih dari 665 nasabah dengan total dana tabungan yang disebut mencapai lebih dari Rp1 miliar yang hingga kini belum dikembalikan oleh pihak KSU CMB.

 

Para nasabah meminta agar dana tabungan mereka segera dikembalikan sesuai dengan kesepakatan atau janji yang sebelumnya disampaikan.

 

Salah seorang nasabah mengaku telah menunggu pencairan tabungannya selama sekitar tiga bulan. Nilai tabungan yang belum dicairkan disebut berkisar Rp7 juta hingga Rp10 juta atau lebih.

 

Adannya informasi tersebut, pihak kepolisian polsek labuan haji datang untuk mempasilitasi kedua belah pihak mencari solusi terbaik sehingga di buatkan surat perjanjian.

 

“Ya benar, Pak, tabungan kami tidak dikembalikan sampai saat ini,” ujar salah seorang nasabah.

 

Menurutnya, para nasabah telah beberapa kali mendapatkan janji terkait pencairan dana. Namun, hingga batas waktu yang dijanjikan, dana tersebut belum juga diterima.

 

“Kami dijanji-janjikan terus sehingga kami resah. Banyak alasan dan janji, tetapi tak kunjung terealisasi,” katanya.

 

Sementara itu, Manajer KSU CMB, Widia Wati, membenarkan adanya sejumlah nasabah yang mendatangi kediamannya di Labuhan Haji.

 

“Memang benar dana mereka belum dicairkan,” kata Widia.

 

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterimanya, dana sekitar Rp500 juta lebih disebut telah ditarik oleh owner KSU CMB. Widia mengaku telah meminta agar dana tersebut dikembalikan untuk memenuhi kewajiban kepada nasabah, namun permintaannya disebut belum mendapat respons.

 

“Nasabah dan marketing taunya saya saja sebagai manajer, karena saya yang bertanda tangan dan memberikan stempel di tabungan nasabah,” ujarnya.

 

Widia juga menyatakan kesiapannya untuk bertanggung jawab secara pribadi terkait pengembalian dana nasabah. Menurutnya, pengembalian tersebut akan dilakukan berdasarkan perjanjian dengan tenggat waktu yang disepakati.

 

“Dengan adanya perjanjian, saya siap mengembalikan dana nasabah secara pribadi dalam tempo tanggal, bulan, dan tahun yang ditentukan,” katanya.

 

Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan dari pihak owner KSU CMB mengenai dugaan penarikan dana sekitar Rp500 juta lebih sebagaimana disampaikan oleh Widia Wati.

 

Para nasabah berharap adanya kepastian mengenai mekanisme dan waktu pengembalian dana tabungan mereka sehingga persoalan tersebut dapat segera diselesaikan.(Tt).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *