JENEPONTO

Bupati Jeneponto Resmikan Pembangunan Vertical Dryer Jagung Bantuan Kementan di Desa Kalimporo

47
×

Bupati Jeneponto Resmikan Pembangunan Vertical Dryer Jagung Bantuan Kementan di Desa Kalimporo

Sebarkan artikel ini

TOPIKTERKINI.COM – JENEPONTO | Bupati Jeneponto H. Paris Yasir, SE., MM., meresmikan pembangunan Unit Pengering Jagung (Vertical Dryer) bantuan Kementerian Pertanian Republik Indonesia Tahun Anggaran 2026 di Kelompok Tani Agro Tani Berkah, Desa Kalimporo, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Rabu (30/9/2026).

Peresmian tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat sarana dan prasarana pertanian, khususnya dalam mendukung penanganan pascapanen komoditas jagung di Kabupaten Jeneponto.

Kehadiran Vertical Dryer diharapkan dapat membantu petani meningkatkan kualitas hasil panen melalui proses pengeringan yang lebih cepat, efektif, dan sesuai standar. Fasilitas tersebut juga diharapkan mampu mengurangi ketergantungan petani terhadap proses pengeringan secara konvensional yang sangat dipengaruhi oleh kondisi cuaca.

Bupati Jeneponto Resmikan Pembangunan Vertical Dryer Jagung Bantuan Kementan di Desa KalimporoKegiatan peresmian dihadiri langsung oleh Bupati Jeneponto H. Paris Yasir, SE., MM., bersama Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jeneponto Bambang Hariyanto, SP., MM., serta jajaran terkait, pemerintah desa, penyuluh pertanian, pengurus dan anggota Kelompok Tani Agro Tani Berkah, serta masyarakat setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Jeneponto menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Kementerian Pertanian Republik Indonesia terhadap sektor pertanian di Kabupaten Jeneponto.

Menurutnya, pembangunan fasilitas pengering jagung merupakan langkah strategis dalam memperkuat sektor pertanian, bukan hanya pada aspek produksi, tetapi juga pada penanganan hasil panen setelah diproduksi.

“Bantuan ini harus dimanfaatkan dan dikelola dengan baik sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi petani. Jangan hanya menjadi fasilitas, tetapi harus mampu meningkatkan nilai tambah dan kesejahteraan petani,” pesan Bupati.

Bupati juga mendorong kelompok tani penerima bantuan agar menjaga dan merawat fasilitas tersebut secara bersama-sama. Pengelolaan yang baik dinilai penting agar Vertical Dryer dapat digunakan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi petani dalam jangka panjang.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jeneponto Bambang Hariyanto, SP., MM., menyampaikan bahwa dukungan sarana pascapanen seperti Vertical Dryer merupakan bagian penting dalam mewujudkan pertanian yang semakin modern, efisien dan produktif.

Menurutnya, keberadaan fasilitas pengering jagung akan membantu petani menghadapi persoalan pengeringan hasil panen, terutama ketika kondisi cuaca kurang mendukung.

“Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan hasil panen jagung petani dapat ditangani dengan lebih baik sehingga kualitas dan nilai jualnya dapat dipertahankan,” ujarnya.

Bambang menambahkan, pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian akan terus mendorong peningkatan kapasitas petani sekaligus memperkuat dukungan terhadap sarana produksi dan pascapanen.

Ia berharap Kelompok Tani Agro Tani Berkah dapat menjadi contoh dalam pengelolaan bantuan pemerintah secara produktif dan bertanggung jawab.

Pembangunan Vertical Dryer tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi Kelompok Tani Agro Tani Berkah sebagai penerima bantuan, tetapi juga dapat mendukung petani jagung di wilayah sekitar Desa Kalimporo.

Dengan adanya fasilitas pengering yang memadai, hasil panen diharapkan dapat segera ditangani, menjaga kualitas jagung, mengurangi potensi kehilangan hasil, serta meningkatkan nilai ekonomi komoditas jagung yang menjadi salah satu komoditas unggulan pertanian Kabupaten Jeneponto.

Pemerintah Kabupaten Jeneponto terus berkomitmen mendorong transformasi pertanian menuju sistem yang lebih modern dan berbasis teknologi. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh, kelompok tani dan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan petani.

Penulis: Erank

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *