BANJARMASIN,TOPIKTERKINI.COM —Program Green Policing Polsek Banjarmasin Tengah tidak berhenti di atas kertas. Di bawah pimpinan langsung Kapolsek Banjarmasin Tengah AKP Bimasa Zebua, S.T.K., S.I.K., M.H., program tersebut diwujudkan lewat aksi nyata membersihkan dan membenahi Langgar Fathul Khair, Kelurahan Mawar, Kecamatan Banjarmasin Tengah, pada Jumat Berkah.

Kegiatan gotong royong tersebut melibatkan sekitar 20 personel Polsek Banjarmasin Tengah serta 25 orang dari unsur kelurahan, ketua RT, pengurus langgar, dan masyarakat setempat. Dengan peralatan sederhana, mereka bahu-membahu memotong dahan, membersihkan sampah, hingga menata kembali lingkungan langgar yang selama ini terlihat kumuh dan kurang terawat.
AKP Bimasa Zebua menegaskan, Green Policing bukan sekadar menjaga lingkungan, melainkan cara Polri membangun kepedulian, kebersamaan, dan budaya gotong royong di tengah masyarakat. “Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Green Policing bukan hanya berbicara tentang menjaga lingkungan, tetapi juga bagaimana membangun kepedulian, kebersamaan, dan semangat gotong royong di tengah masyarakat,” ujar Bimasa.
Pemilihan Langgar Fathul Khair bukan tanpa alasan. Selain kondisinya yang cukup memprihatinkan dan membutuhkan perawatan, langgar tersebut memiliki nilai sejarah panjang bagi warga Kelurahan Mawar. Karena itu, melalui Green Policing, Polsek Banjarmasin Tengah ingin mendorong kepedulian kolektif agar rumah ibadah bersejarah itu tetap terjaga dan layak digunakan untuk beribadah.

Menurut Bimasa, pembenahan langgar tidak bisa dilakukan sendiri. Sinergi dengan pemerintah kelurahan, pengurus RT, pengelola langgar, dan warga akan terus diperkuat agar rehabilitasi dapat dilakukan secara bertahap. “Kondisi langgar ini memang cukup memprihatinkan sehingga membutuhkan dukungan bersama. Kita ingin memperbaiki dan merehabilitasi tempat ini secara bertahap. Sebagai rumah ibadah yang memiliki nilai sejarah, sudah sepatutnya keberadaannya kita jaga demi kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Lebih jauh, Bimasa menilai Green Policing memiliki keterkaitan erat dengan pembinaan kamtibmas. Lingkungan yang bersih dan terawat, masyarakat yang peduli, serta hubungan sosial yang harmonis merupakan fondasi penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Polisi, kata dia, tidak hanya hadir saat ada persoalan keamanan, tetapi juga harus menjadi penggerak kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat.
Sebagai bentuk keberlanjutan, Polsek Banjarmasin Tengah akan menggelar kegiatan serupa secara rutin setiap Jumat. Bhabinkamtibmas juga akan dioptimalkan untuk mendampingi warga menjaga kebersihan hingga Langgar Fathul Khair kembali bersih, nyaman, dan layak digunakan. “Kami akan berupaya melaksanakan kegiatan ini secara rutin setiap Jumat. Bhabinkamtibmas juga akan kami arahkan untuk fokus mendukung kegiatan pembersihan dan pembenahan langgar ini sampai kondisinya kembali bersih, nyaman, dan layak digunakan masyarakat untuk beribadah,” pungkasnya.
*Jurnalis : Danu
*Editor : Muhammad Nanda
*Sumber : Topikterkini









