OPINI

Ketika Surga Menjadi Sangat Mahal Mengintai Kesabaran Ahmad Ali Wujudkan Sulteng Sejahtera (Jilid 94)

51
×

Ketika Surga Menjadi Sangat Mahal Mengintai Kesabaran Ahmad Ali Wujudkan Sulteng Sejahtera (Jilid 94)

Sebarkan artikel ini

Assalamualaikum Wr.Wb, Salam Sejahtera Bagi Kita Sekalian 

Adalah Ahmad Ali, sosok flamboyan yang kerap menginspirasi banyak orang untuk mengikuti jejak keteguhannya, terutama dalam hal bersikap dalam menentukan tanggungjawab.

Modal dasar kepintaran seorang Ahmad Ali yang berbungkus rapi dengan kecerdasan spiritual, terbukti mampu mengangkat harkat dan derajatnya.

Tidak juga berpuas di tempat dalam menebar dan menabur aneka kebaikan dalam rahmat Allah Swt, akan tetapi sosok Ahmad Ali yang sangat rendah hati ini, punya niat mulia menjadi hamba Allah yang mukhlisin dengan jalan yang tidak biasa dilakukan orang pada umumnya.

Bicara kebaikan, bagi Ahmad Ali adalah tidak ada pentingnya orang mengaku kebaikanmu, yang terpenting itu adalah orang merasakan kebaikanmu.

Sandaran persinggahan alam dunia bagi Ahmad Ali juga menginginkan alam kekekalan yang diharapkan hamba Allah yakni surga, bisa didapatkan oleh suami dari Nilam Sari ini, kelak dengan tidak melalui antrian.

Namun semua itu akan dikabulkan Ilahi Rabbi atas kezuhudan tunduk dan patuhnya Ahmad Ali merangkai kebaikan dalam kemaslahatan hidup dan kehidupan di dunia melebihi kemampuan yang biasa-biasa saja.

Riadhah kesabaran yang telah teruji dilalui Ahmad Ali dari waktu ke waktu, tentunya semakin mempertebal keyakinannya untuk bersumbangsih bagi masyarakat Sulawesi Tengah secara menyeluruh, dengan cara meningkatkan kesejahteraan.

Kini, lagi-lagi Ahmad Ali tidak kenal kata putus asa demi kelangsungan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tengah. Dan melalui amanah sebagai Gubernurlah bagi Ahmad Ali akan dapat direalisasikan.

Jelas dan tegas, jabatan Gubernur Sulawesi Tengah yang kelak diembannya pada periode 2024-2029, bukanlah menjadi ajang untuk memperkaya dirinya.

Namun dengan apa yang dimilikinya dan berbagai kekuatan jaringan yang dimilikinya jugalah, Harapan Baru Sulawesi Tengah mendapatkan kesejahteraan yang sesungguhnya dapat diwujudkan sebagaimana mestinya.

Keyakinan bahwa setiap yang kebaikan yang dilakukan maka balasannya adalah kebaikan, adalah keniscayaan religi antara si Hamba dengan Sang Penciptanya.

Jika kita berbuat kebaikan kepada orang lain dengan niat dan harapan agar orang yang ditolong berbuat baik pada kita, maka hasilnya akan mengecewakan.

Janganlah pernah berharap kepada makhluk, tapi berharaplah kepada yang menciptakan makhluk. Yakinlah Allah akan membalas kebaikan di sisi yang lain terhadap kebaikan yang kita lakukan.

Setiap perbuatan baik kepada orang lain itu tidak akan sia-sia dan tetap akan mendapatkan balasan kebaikan meski bukan dari orang yang kita bantu, maka dalam setiap berbuat kebaikan niatkan murni karena Allah.

Dan setiap perkataan juga mengandung doa. Berkatalah dengan baik untuk kebaikan, jangan sampai kita mendoakan yang tidak bagus diakibatkan oleh perkataan kita sendiri.

Sebaiknya kita harus selalu menjaga lisan, tidak berbicara kecuali yang baik dan jelas-jelas mengandung maslahat. Bila diragukan kemaslahatannya, maka diam adalah langkah yang utama untuk dilakukan.

Maka sangat tepat kiranya, pada saat menjalankan amanah sebagai Gubernur Sulawesi Tengah, Ahmad Ali akan mengajak seluruh elemen untuk selalu berusaha belajar dan meningkatkan kompetensinya.

Semuanya harus profesional dan mampu melayani dengan baik, baik itu yang bertugas sebagai abdi masyarakat, dan masyarakat mesti mendapatkan pelayanan yang maksimal.

Segenap pihak yang berkompeten bukan hanya melakukan rutinitas biasa, tapi lebih sekedar dari itu, semuanya harus mampu melahirkan dan menghadirkan berbagai inovasi dan kreasi yang lebih baik.

Harus semakin banyak kebaikan yang didapatkan, dan kemudahan pun sudah sangat banyak diberikan Yang Maha Kuasa.

Oleh karena itu, dengan berbagai peningkatan pelayanan dan kemampuan semua pihak dalam memberikan yang terbaik untuk Sulawesi Tengah, akan berpengaruh terhadap citra dan nama baik Pemerintahan Sulawesi Tengah.

Penulis : Maulana Maududi (Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Central Analisa Strategis – DPP CAS / Angkatan 18 Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta)

BERSAMBUNG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *