Donggala

Wabup Donggala Temukan Solusi Penataan Pasar Kaget Tiga Desa di Wilayah Loli

289
×

Wabup Donggala Temukan Solusi Penataan Pasar Kaget Tiga Desa di Wilayah Loli

Sebarkan artikel ini

Topikterkini.com.Donggala, Selasa 6 Mei 2024 – Wakil Bupati Donggala, Taufik M. Burhan, memimpin rapat koordinasi pada Senin (5/5/2024) untuk menyelesaikan persoalan terkait aktivitas pasar kaget di tiga desa di wilayah Loli. Aktivitas pasar tersebut dinilai berdampak pada sepinya Pasar Kabupaten yang berada di Kelurahan Ganti, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala.

“Pasar kaget di tiga desa Loli ini sudah menyerap pembeli selama tiga hari berturut-turut dalam seminggu, sehingga berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi di Pasar Kabupaten. Kita selama ini tidak mencari solusi agar pasar kabupaten kembali ramai,” ujar Wakil Bupati di ruang kerjanya, Selasa (6/5/2024).

Rapat tersebut akhirnya menghasilkan beberapa kesepakatan penting. Pertama, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) diminta untuk membenahi fasilitas dan pengelolaan Pasar Kabupaten agar lebih menarik bagi pedagang dan pembeli. Kedua, pasar kaget yang selama ini beroperasi secara semrawut di Desa Loli akan ditertibkan dan diarahkan menjadi Pasar Kecamatan dengan lokasi yang direncanakan berada di wilayah Desa Loli Tasiburi, yang merupakan aset milik Pemerintah Daerah.

Dalam rapat tersebut, tiga kepala desa—Kades Loli Oge, Kades Loli Saluran, dan Kades Loli Pesua—mengusulkan agar aktivitas pasar kaget tetap diizinkan, namun kembali pada kesepakatan tahun 2022, yakni hanya dibuka sekali dalam seminggu, setiap malam Minggu, dan bergiliran di tiga desa tersebut.

“Kemarin saya putuskan agar tidak lagi ada kebijakan pasar masing-masing desa. Harus kembali tertib sesuai kesepakatan lama, yaitu pasar malam digelar setiap malam Minggu secara bergiliran: Minggu pertama di Loli Saluran, minggu kedua di Loli Pesua, dan minggu ketiga di Loli Oge,” tegas Wabup Taufik.

Langkah ini diambil agar tidak hanya menjaga keseimbangan ekonomi antara pasar desa dan pasar kabupaten, tetapi juga untuk menjaga situasi Kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) yang sebelumnya sempat terjadi gesekan antar pedagang.

Kapolres Donggala, AKBP Angga Dewanto Basari, yang turut hadir dalam rapat tersebut, menyambut baik keputusan tersebut. Ia mengapresiasi langkah Pemda karena dapat membantu mengurangi potensi konflik di lapangan.

Rapat koordinasi ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting daerah, antara lain Kepala Dinas Perindag Hikmah Lassa, Kepala Badan Pendapatan Moh Hafid, Kepala Dinas Perhubungan Heppy, Camat Banawa Rustam, Kabid Aset Fajria, Kabid Perdagangan H. Hajria, Kasi Perdagangan Moh Iksan, perwakilan Kasat Pol PP, serta para kepala desa dari Loli Saluran, Loli Oge, dan Loli Pesua.

Dengan adanya kesepakatan ini, diharapkan aktivitas ekonomi di Pasar Kabupaten kembali hidup, dan keberadaan pasar desa tetap berjalan dengan tertib dan tidak saling merugikan.

(Alir).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *