BeritaDAERAHEKONOMIKriminalNTB

Mahasiswa Soroti Aktivitas Galian C di Labuan Haji: Tuduh APH dan Pemda Lombok Timur Tak Punya Nyali

132
×

Mahasiswa Soroti Aktivitas Galian C di Labuan Haji: Tuduh APH dan Pemda Lombok Timur Tak Punya Nyali

Sebarkan artikel ini

Topikterkini.com.LOMBOK TIMUR – Aktivitas tambang galian C di kawasan Pantai Labuan Haji, Kecamatan Labuan Haji, Kabupaten Lombok Timur, menuai sorotan tajam dari masyarakat, terutama kalangan mahasiswa.

Kegiatan penambangan yang berlangsung hampir 24 jam nonstop ini dinilai merusak infrastruktur jalan dan menimbulkan keresahan warga sekitar.

Kerusakan jalan menuju pantai yang semakin parah disinyalir akibat lalu lintas kendaraan berat pengangkut material tambang.

Warga menilai aktivitas tambang tersebut tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga menimbulkan dampak lingkungan yang serius.

Salah satu mahasiswa asal Lombok Timur, Deni, menyampaikan kritik keras terhadap sikap Aparat Penegak Hukum (APH) dan Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Timur yang dinilai tidak tegas menindak aktivitas tambang tersebut.

“Aparat penegak hukum dan Pemda Lombok Timur tidak punya nyali menutup tambang galian C di wilayah Pantai Labuan Haji,” tegas Deni dalam pernyataannya pada Selasa (28/5/2025).

Deni menyebut, seolah terjadi pembiaran terhadap aktivitas tambang yang jelas-jelas merugikan masyarakat.

Ia menduga ada indikasi tertentu yang menyebabkan pihak terkait enggan mengambil tindakan tegas.

“Patut dicurigai, pihak terkait tidak mengambil tindakan. Sepertinya ada sesuatu di balik semua ini,” ujarnya.

Deni juga menegaskan bahwa jika persoalan ini terus diabaikan, pihaknya bersama elemen mahasiswa lainnya akan menggelar aksi demonstrasi di sejumlah titik penting, termasuk Kantor Bupati Lombok Timur, Polres, dan Kejaksaan Negeri Lombok Timur.

“Jika tidak segera diindahkan, kami akan turun aksi ke kantor bupati, Polres, dan kejaksaan,” tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Lombok Timur maupun aparat kepolisian terkait pernyataan mahasiswa dan keberlanjutan aktivitas tambang di kawasan tersebut.

Jika Anda menginginkan artikel ini disesuaikan untuk media tertentu atau dengan format feature atau opini, saya bisa bantu sesuaikan.(TT).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *