Donggala

DLH Donggala Luncurkan SIMONIKA untuk Pantau Kualitas Air

39
×

DLH Donggala Luncurkan SIMONIKA untuk Pantau Kualitas Air

Sebarkan artikel ini

Topikterkini.com.Donggala, 23 Oktober 2025 — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Donggala memperkenalkan sebuah inovasi digital bernama SIMONIKA, singkatan dari Sistem Monitoring dan Evaluasi Air melalui Integrasi Digital Data.

Kegiatan sosialisasi pengenalan SIMONIKA digelar di Kecamatan Sindue Tobata, dihadiri oleh warga dari tiga desa serta sejumlah instansi teknis terkait. Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Lingkungan DLH Donggala, Nirmala, ST, menjelaskan bahwa air merupakan sumber kehidupan yang vital, sehingga perlu dipantau secara berkelanjutan dan berbasis data.

“Melalui SIMONIKA, masyarakat dapat melaporkan pencemaran air secara cepat, akurat, dan terintegrasi. Laporan akan dipantau, diverifikasi, dan ditindaklanjuti secara real-time,” ujar Nirmala.

Aplikasi SIMONIKA berbasis web ini bertujuan memudahkan masyarakat dalam mengakses data kualitas air sekaligus meningkatkan partisipasi publik dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Donggala, Dra. Aritatriana, M.Si, memberikan apresiasi atas inovasi ini.

“Program SIMONIKA merupakan langkah maju dalam pengawasan kualitas air di daerah. Dengan dukungan teknologi, kita bisa bergerak lebih cepat dan akurat,” tuturnya.

Proyek perubahan ini mendapat dukungan penuh dari Wakil Bupati Donggala, Taufik M. Burhan, S.Pd., M.Si, serta didampingi langsung oleh Kadis DLH Donggala. Selain itu, pelaksanaan SIMONIKA juga melibatkan berbagai stakeholder lintas instansi, antara lain Bappeda, Dinas Kesehatan, Dinas PUPR, Dinas Kominfo, dan PDAM Uwelino Donggala.

Dalam sosialisasi tersebut, Nirmala mempresentasikan cara kerja aplikasi serta manfaatnya bagi masyarakat. Ia menegaskan, tujuan utama SIMONIKA adalah meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kualitas air bersih dan peran teknologi dalam menjaganya.

“Kami ingin masyarakat memahami bagaimana sistem ini bekerja, serta bagaimana data real-time dapat membantu menjaga kesehatan dan lingkungan di sekitar mereka,” pungkas Nirmala.

(Alir).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *