Topikterkini.com.Donggala — Pemerintah Kabupaten Donggala melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi resmi menutup dua program pelatihan kejuruan pada Sabtu, 22 November 2025. Dua pelatihan tersebut masing-masing adalah kejuruan tata rias di Desa Lalombi, Kecamatan Banawa Selatan, serta kejuruan menjahit di Kelurahan Kabonga Besar, Kecamatan Banawa.
Kepala Dinas Nakertrans Donggala, Ilham Yunus, yang turut didampingi Lurah Kabonga Kecil, Rahmatriyadi, menyampaikan bahwa pelatihan ini digelar sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan keterampilan masyarakat.
“Tujuannya jelas, agar masyarakat memiliki keterampilan yang memadai dan mampu bersaing. Pemerintah berharap mereka ke depan dapat menjadi wirausaha baru dan tenaga kerja yang profesional,” ujar Ilham di Kantor Kelurahan Kabonga Kecil.
Ia menegaskan bahwa program pelatihan ini merupakan langkah konkrit pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran terbuka di Kabupaten Donggala yang mencapai 2,79% pada tahun 2025.
Lebih lanjut, Ilham menjelaskan bahwa pemerintah daerah akan terus meningkatkan pelatihan serupa di masa mendatang agar upaya penurunan angka pengangguran dapat berjalan konsisten dan berkelanjutan.
“Harapan kami, adik-adik peserta tetap meningkatkan keterampilannya. Dengan bekal ini mereka diharapkan dapat membuka usaha baru dan menjadi pemuda yang mandiri,” tambahnya.
Menurutnya, keterampilan seperti tata rias dan menjahit bersifat universal dan selalu mengikuti perkembangan zaman. Karena itu, peserta pelatihan didorong untuk terus berkreasi dan meningkatkan kemampuan.
Ilham juga menyinggung peluang bantuan pemerintah bagi peserta pelatihan.
“Pemerintah bisa saja memberi bantuan sarana usaha, namun tentu ada mekanismenya. Permohonan dapat diajukan kepada pimpinan daerah, melalui pokok-pokok pikiran dewan hasil reses, atau melalui program OPD,” ujarnya.
Penutupan pelatihan ini menjadi penanda komitmen Pemkab Donggala dalam mempersiapkan tenaga kerja berkualitas, kreatif, dan mandiri demi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
(Alir.)











