Jeneponto, topikterkini.com – Pelaksanaan rangkaian kegiatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jeneponto pada Kamis (26/2) lalu, di Kantor DLH Jeneponto tidak hanya menjadi ajang peringatan terhadap hari penting nasional, melainkan juga sebagai momentum untuk menggerakkan kolaborasi bersama dalam menangani persoalan sampah di daerah ini.
Kegiatan yang diisi dengan diskusi tematik dan buka puasa bersama menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, antara lain Kepala Dinas Lingkungan Hidup, PLT Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jeneponto, Ketua Umum BKPRMI, Ketua KNPI, mantan Kadis Lingkungan Hidup, Kepala Cabang Bank Sulselbar Jeneponto serta sejumlah tamu undangan.
Dalam diskusi yang menarik tersebut, para peserta sekaligus pembicara sepakat bahwa persoalan sampah tidak dapat ditangani secara tunggal oleh pemerintah daerah semata.
Menurut mereka, kolaborasi yang melibatkan seluruh elemen masyarakat mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, desa/kelurahan, hingga sekolah menjadi kunci keberhasilan penanganan sampah.
“Persoalan sampah adalah tanggung jawab bersama. Kita perlu langkah nyata dan terkoordinasi untuk memastikan setiap pihak berkontribusi sesuai dengan perannya,” ujar salah satu peserta dalam diskusi.
Pada kesempatan tersebut, Suardi Rahman juga memberikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam pengelolaan sampah, khususnya Bank Sulselbar Jeneponto yang telah memberikan dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa mobil sampah.
“Dukungan ini sangat dibutuhkan untuk mendukung aktivitas pengangkutan sampah dan mewujudkan visi pembangunan daerah yaitu ‘Jeneponto Bahagia’,” ungkap Suardi Rahman.
Menurut Panitia Penyelenggara Abdul Rahmat, ke depan pihaknya akan fokus pada aktivasi kembali bank sampah sebagai sarana kreatif dalam mengelola sampah.
Tujuan utama adalah mengurangi volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dengan mendorong pemanfaatan kembali dan daur ulang sampah menjadi produk yang berguna.
Pemerintah Kabupaten Jeneponto juga menegaskan komitmennya untuk mengikuti arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto terkait kolaborasi penanganan sampah.
Hal ini telah diwujudkan melalui berbagai gerakan berkelanjutan, seperti Gerakan Jumat Bersih yang telah menjadi kebiasaan masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan. (*)











