TAKALAR

Diskominfo Takalar Edukasi Masyarakat Soal Donor Darah Lewat Talkshow “Takalar Cepat Menyapa”

22
×

Diskominfo Takalar Edukasi Masyarakat Soal Donor Darah Lewat Talkshow “Takalar Cepat Menyapa”

Sebarkan artikel ini
Talkshow Diskominfo Takalar, menghadirkan Kepala Unit Pengelola Darah Rumah Sakit Haji Pajonga Daeng Ngalle Takalar, dr. Vitalis Talik, M.Kes., FISQua, sebagai narasumber. (Dok. Diskominfo_SP)

TAKALAR, Topikterkini.com – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Takalar kembali menghadirkan program talkshow edukatif “Takalar Cepat Menyapa” yang disiarkan melalui Suara Lipang Bajeng Siber FM. Program ini menjadi salah satu media informasi pemerintah daerah untuk memberikan edukasi langsung kepada masyarakat.

Kali ini, Kepala Unit Pengelola Darah Rumah Sakit Haji Pajonga Daeng Ngalle Takalar, dr. Vitalis Talik, M.Kes., FISQua, hadir sebagai narasumber dalam sesi yang mengangkat tema “Sehat dengan Donor Darah”, Selasa (10/3/2026).

Talkshow yang dipandu oleh host Hesti S. ini tidak sekadar menjadi ruang diskusi biasa, melainkan wadah penyebaran informasi kesehatan yang sangat dibutuhkan masyarakat.

Di awal acara, host menyampaikan salam kepada para pendengar Radio Lipang Bajeng serta pemirsa yang mengikuti siaran melalui kanal resmi Pemerintah Kabupaten Takalar.

Program ini diketahui rutin menghadirkan narasumber dari berbagai bidang untuk memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, dr. Vitalis menjelaskan bahwa ketersediaan darah di rumah sakit merupakan kebutuhan yang sangat vital dalam pelayanan kesehatan, khususnya bagi pasien yang menjalani operasi maupun pasien dalam kondisi darurat di ruang UGD.

Selain itu kata dr. Vitalis, rendahnya kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darah secara rutin juga menjadi tantangan tersendiri. Menurutnya, jumlah pendonor sukarela yang rutin melakukan donor setiap tiga bulan di Kabupaten Takalar masih sangat sedikit.

“Pendonor sukarela yang rutin di Takalar mungkin hanya sekitar 100 sampai 150 orang, jumlah ini masih sangat kecil jika dibandingkan dengan kebutuhan darah,” kata dr. Vitalis.

Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya telah mengabdi di RSUD Haji Pajonga Daeng Ngalle Takalar selama sekitar 18 tahun, dan selama 16 tahun dipercaya memimpin unit transfusi darah yang kini telah bertransformasi menjadi Unit Pengelola Darah Rumah Sakit (UPD-RS).

Melalui program Takalar Cepat Menyapa, dr. Vitalis berharap kesadaran masyarakat untuk melakukan donor darah semakin meningkat sehingga kebutuhan darah bagi pasien di Kabupaten Takalar dapat terpenuhi secara berkelanjutan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *