Topikterkini.com.|Buol – Pemerintah Kabupaten Buol melalui Bagian Perekonomian dan SDA serta Bagian Administrasi Pembangunan bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Sulawesi Tengah dan Bank Sulteng Cabang Buol menggelar kegiatan Edukasi Kewirausahaan UMKM dan Edukasi Tabungan Simpanan Pelajar (SIMPEL), Kamis (16/4), bertempat di Aula Pobokidan Lantai II Kantor Bupati Buol.
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN), yang bertujuan meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di kalangan pelajar, pelaku UMKM, serta masyarakat secara luas.
Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Buol Moh. Yamin Rahim, SH, MH, Asisten Administrasi Umum Wahyu Setiabudi, SH, MH, Manajer OJK Provinsi Sulawesi Tengah Adam Nofriansyah, Pimpinan Bank Sulteng Cabang Buol Moh. Rizani Irawan Hanggi, SE, Plt. Kabag Ekonomi dan SDA Ani Siti Hanifah, ST, MT, para pelaku UMKM, serta kepala sekolah, guru, dan siswa dari sejumlah sekolah dasar di Kecamatan Biau dan MIN Buol.
Dalam sambutannya, Manajer OJK Provinsi Sulawesi Tengah menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen OJK dalam menjaga stabilitas sektor jasa keuangan sekaligus meningkatkan literasi keuangan masyarakat.
Ia menekankan pentingnya edukasi keuangan sejak dini, khususnya kepada pelajar, melalui tiga prinsip utama, yakni paham (membedakan kebutuhan dan keinginan), simpan (membiasakan menabung), dan sabar (konsisten dalam pengelolaan keuangan).
“Literasi keuangan ibarat benih yang jika dirawat dengan baik akan tumbuh dan memberikan manfaat besar di masa depan. Oleh karena itu, edukasi keuangan harus dimulai sejak usia dini,” ujarnya.
Selain itu, OJK juga menyoroti peran strategis UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional, dengan kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) serta penyerapan tenaga kerja. Namun demikian, tantangan seperti akses pembiayaan, digitalisasi, dan literasi keuangan masih perlu menjadi perhatian bersama.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Buol dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai upaya konkret dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan keuangan.
Ia menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga perlu membekali generasi muda dengan kecerdasan finansial sejak dini.
“Anak-anak perlu dibiasakan hidup hemat dan menabung. Ini adalah fondasi penting dalam membentuk generasi yang mandiri dan bertanggung jawab secara finansial,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Sekda juga menekankan pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak bagi pelaku UMKM, khususnya dalam memanfaatkan akses pembiayaan dari lembaga keuangan.
“Dukungan permodalan harus digunakan secara produktif untuk pengembangan usaha, bukan untuk konsumsi pribadi. Hal ini penting agar UMKM dapat tumbuh dan berkelanjutan,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Buol, lanjutnya, berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan OJK, perbankan, dunia pendidikan, serta pelaku usaha dalam rangka meningkatkan akses keuangan masyarakat, memperkuat ekosistem UMKM, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif.
Kegiatan ini juga diikuti oleh siswa dari SDN 1, SDN 2, SDN 3, SDN 4, SDN 7, SDN 8, SDN 10 Biau, serta MIN Buol, yang mendapatkan edukasi langsung terkait pentingnya menabung melalui program Simpanan Pelajar (SIMPEL).
Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta generasi muda yang cerdas finansial, serta pelaku UMKM yang mampu mengelola usaha secara profesional dan berdaya saing, sehingga dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Sumber: Humas Diskominfo Buol











