Topikterkini.com.|Buol – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Buol, Shinta Andriani Ningsih, melaksanakan kegiatan Pengajian dan Pembinaan Keagamaan bagi warga binaan di Aula Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Leok, Rabu (24/6/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Menyelami Spiritualitas Tahun Baru Islam 1448 Hijriah” ini menjadi bagian dari upaya pembinaan mental dan spiritual bagi warga binaan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Lapas Kelas III Leok Achmad Adrian, S.H., Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Buol Syahdan, S.STP., M.Si., Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Arfandi Wehantow, S.IP., M.Si., jajaran TP-PKK Kabupaten Buol, jajaran Lapas Kelas III Leok, serta para warga binaan.
Dalam sambutannya, Ketua TP-PKK Kabupaten Buol menyampaikan bahwa Tahun Baru Islam merupakan momentum penting untuk melakukan refleksi dan memperbaiki diri menjadi pribadi yang lebih baik. Menurutnya, setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk memperbaiki kehidupan, menata masa depan, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
“Kami hadir bukan hanya untuk berbagi ilmu dan motivasi, tetapi juga untuk menyampaikan bahwa setiap insan memiliki kesempatan yang sama untuk memperbaiki diri, menata masa depan, dan meraih ridho Allah SWT,” ujar Shinta Andriani Ningsih.
Ia juga mengajak seluruh warga binaan untuk terus menumbuhkan harapan, memperkuat iman, dan mengisi masa pembinaan dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas III Leok, Achmad Adrian, S.H., menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Buol melalui TP-PKK terhadap program pembinaan warga binaan.
Menurutnya, pembinaan keagamaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan memperkuat mental warga binaan selama menjalani masa pembinaan di dalam lapas.
“Kami sangat mengharapkan dukungan pemerintah daerah dan TP-PKK untuk terus hadir memberikan pembinaan positif kepada warga binaan. Kami tidak bisa bekerja sendiri, karena keberhasilan pembinaan membutuhkan dukungan dari berbagai pihak,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa tujuan utama pembinaan di lembaga pemasyarakatan adalah mempersiapkan warga binaan agar dapat kembali diterima oleh keluarga dan masyarakat dengan bekal spiritual, akhlak, dan keterampilan yang lebih baik.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiah keagamaan yang disampaikan oleh Ustaz Mursalim, S.Ag., sesi tanya jawab, serta pemberian cendera mata kepada tiga peserta yang aktif dalam diskusi.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan warga binaan memperoleh penguatan spiritual dan motivasi untuk terus memperbaiki diri, sehingga mampu menjalani kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pembinaan. Kehadiran TP-PKK Kabupaten Buol juga menjadi wujud kepedulian pemerintah daerah dalam mendukung pembinaan kepribadian dan pembentukan karakter warga binaan sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan.
(Sumber: Humas Pemda Buol)











