BeritaDAERAHNTB

Camat Aikmel Ikhwan Turun Demo Bupati Iron! Tegaskan Dirinya Tidak Pengecut Perjuangkan Jalan Kalijaga Timur

27
×

Camat Aikmel Ikhwan Turun Demo Bupati Iron! Tegaskan Dirinya Tidak Pengecut Perjuangkan Jalan Kalijaga Timur

Sebarkan artikel ini

Topikterkini.com.LOMBOK TIMUR— Aksi unjuk rasa masyarakat Kalijaga Timur, Kecamatan Aikmel, di Kantor Bupati Lombok Timur, Kamis (20/8/2026), turut dihadiri Camat Aikmel, Ikhwan. Kehadiran camat dalam aksi tersebut untuk menyampaikan aspirasi warga terkait kerusakan jalan yang hingga kini belum mendapat perbaikan.

 

Warga menuntut pemerintah daerah segera memperbaiki jalan di wilayah Kalijaga Timur yang mengalami kerusakan. Kondisi jalan tersebut disebut semakin parah akibat aktivitas truk pengangkut pasir dari sejumlah lokasi galian C.

 

Informasi yang disampaikan dalam aksi menyebutkan, terdapat sekitar enam lokasi tambang galian C di wilayah Kalijaga Timur yang aktivitasnya berdampak terhadap kondisi jalan.

 

Camat Aikmel Ikhwan mengatakan, sejak dirinya dilantik pada 13 Oktober 2025, masyarakat Kalijaga Timur telah beberapa kali menyampaikan persoalan tersebut.

 

“Saya sebagai camat tidak pengecut,” tegas Ikhwan di hadapan massa aksi.

 

Menurutnya, dirinya hadir dalam aksi tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap perjuangan masyarakat Kalijaga Timur yang menuntut perbaikan infrastruktur jalan.

 

“Saya hadir di sini juga memperjuangkan perjuangan masyarakat Kalijaga Timur,” ujarnya.

 

Ikhwan mengaku telah berupaya menyampaikan persoalan tersebut secara langsung kepada Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil karena Bupati sedang berada di luar daerah.

 

“Saya selalu kejar Bupati, saya langsung menghadap, namun Bupati pergi keluar daerah. Namun di sela itu saya diminta bertemu dengan Pak Wabup dan diminta membuat telaahan,” terangnya.

 

Ia juga menyinggung potensi penerimaan pajak dari aktivitas galian C di wilayah Kalijaga Timur yang menurutnya mencapai lebih dari Rp2,5 miliar.

 

“Pajak di Kalijaga Timur senilai Rp2,5 miliar lebih dari galian C tersebut,” jelasnya.

 

Ikhwan berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret terhadap persoalan jalan tersebut, sehingga aktivitas masyarakat maupun mobilitas kendaraan dapat kembali berjalan dengan baik dan tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.(TT).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *