TAKALAR, Topikterkini.com – Kebutuhan pengairan yang disampaikan petani cabai di Desa Moncongkomba, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, langsung ditindaklanjuti Pemerintah Kabupaten Takalar. Sehari setelah berdialog dengan petani, Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, memastikan aspirasi tersebut diproses melalui penyaluran bantuan pompa air.
Aspirasi itu disampaikan saat Bupati melakukan kunjungan lapangan di Desa Moncongkomba, Selasa (22/9/2026). Di sela agenda kunjungan, ia berdialog langsung dengan petani untuk mengetahui kondisi pertanian sekaligus mendengarkan kebutuhan yang dihadapi dalam kegiatan budidaya.
Dalam dialog tersebut, petani mengungkapkan perlunya pompa air untuk mendukung pengairan lahan cabai. Kebutuhan ini dinilai penting karena tanaman tengah memasuki masa perawatan intensif yang memerlukan ketersediaan air secara memadai.
Menanggapi keluhan tersebut, Bupati Daeng Manye tidak hanya menerima masukan, tetapi juga langsung menginstruksikan Kepala Dinas Pertanian Takalar, H. Parawangsa, untuk mempercepat proses bantuan bagi kelompok tani yang bersangkutan.
Arahan itu menjadi dasar bagi Dinas Pertanian untuk menindaklanjuti kebutuhan petani melalui prosedur administrasi yang berlaku. Kelompok tani kemudian menyiapkan dokumen persyaratan sebagai bagian dari proses verifikasi sebelum bantuan diserahkan.
Pada Rabu (23/9/2026), perwakilan kelompok tani Moncongkomba mendatangi Kantor Dinas Pertanian Takalar dengan membawa kelengkapan administrasi. Setelah dokumen diverifikasi, bantuan pompa air langsung diserahkan kepada kelompok tani tersebut.
Kepala Dinas Pertanian Takalar, Parawangsa, menjelaskan bahwa percepatan penyaluran dilakukan setelah persyaratan dinyatakan lengkap. “Atas arahan Bapak Bupati, begitu persyaratan kelompok tani lengkap, langsung kami proses hari ini juga. Bantuan pompa air sudah kami serahkan untuk petani Moncongkomba,” ujarnya.
Penyerahan bantuan ini diharapkan dapat membantu petani memenuhi kebutuhan air bagi tanaman cabai, khususnya dalam menghadapi kendala pengairan. Ketersediaan pompa air juga diharapkan mendukung kelancaran pemeliharaan tanaman dan menjaga potensi hasil panen.
Langkah tersebut memperlihatkan alur tindak lanjut aspirasi masyarakat, mulai dari dialog di lapangan, instruksi kepada organisasi perangkat daerah, pemenuhan persyaratan, hingga penyerahan bantuan. Namun, pemanfaatan bantuan dan dampaknya terhadap produktivitas pertanian tetap menjadi hal penting untuk diperhatikan setelah penyaluran.
Pemerintah Kabupaten Takalar berharap bantuan pompa air dapat digunakan secara berkelanjutan oleh kelompok tani Moncongkomba. Dukungan ini diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian daerah melalui penanganan kebutuhan petani yang teridentifikasi langsung di lapangan. (*)











