TOLITOLI

Warga Korban Banjir di Galumpang Masih Mengharapkan Bantuan Sembako, Air Bersih dan Pakaian Siap Pakai

106
×

Warga Korban Banjir di Galumpang Masih Mengharapkan Bantuan Sembako, Air Bersih dan Pakaian Siap Pakai

Sebarkan artikel ini

Topikterkini.com.Tolitoli – Pasca 7 Hari dilanda Banjir masyarakat Desa Galumpang masih merasakan duka yang mendalam. Keluhan dari warga atas bantuan berupa sembako dan air bersih sampai saat ini masih diharapkan. Saat ini akses jalan melalui darat sudah bisa di lalui oleh kendaraan roda empat dan roda dua sehingga bantuan diharapkan bisa datang tepat waktu.

Dengan inisiatif sendiri warga membuat dapur umum masing masing di sekitaran rumah mereka. Karena rumah yang mengalami rusak parah dan masih terendam dengan material lumpur kini belum bisa digunakan warga untuk melakukan aktifitas dalam rumahnya dimana semua perabotan rusak tergenang air dan lumpur.

Ada 10 rumah yang terseret dengan air banjir hingga kini warganya masih mengungsi di tenda pengungsian yang disiapkan oleh Kemensos berada di posko Utama.

Kepala Desa Galumpang, Fajrin Asnawi kepada media ini mengatakan bantuan berupa Sembako saat ini masih sangat kurang. Dari 701 kk yang mengalami dampak banjir terparah kini masih membutuhkan uluran tangan dari masyarakat dan pemerintah.

Sementara’ BPBD kabupaten Tolitoli telah menyalurkan bantuan untuk tahap ketiga berupa Beras dan Tenda.
Tenda yang dipasang oleh pihak BPBD diharapkan bisa digunakan para pengungsi yang rumahnya rusak parah, tenda dipasang di posko utama juga didirikan dapur umum, agar warga lebih mudah mendapatkan bantuan berupa makanan siap saji.

Menanggapi adanya keluhan warga terkait tidak meratanya pembagian bantuan kepada korban banjir, di jelaskan oleh Kepala Desa Fajrin hal ini disebabkan adanya beberapa posko yang di bentuk dan bantuan dari warga serta pihak lain nya yang langsung membagikan ke warga tanpa melalui Pihak desa membuat aparat desa mengalami kesulitan pendataan warga karena ada warga yang menerima banyak ada pula warga yang menerima sedikit bantuan, namun dengan kondisi seperti ini kepala Desa tidak bisa berbuat banyak Hal.

“Sebagai kepala Desa yang memikul tanggung jawab atas bencana yang melanda Desa dan Warganya kami tetap melakukan pemantauan dan pendataan jika masih ada warga yang belum tersentuh bantuan,” ujar Kades.

Lanjut Kades, saat ini warga sangat berharap bantuan berupa pakaian layak pakai, kebutuhan anak bayi dan batita, Seperti susu dan popok serta keperluan lain nya.

” Alhamdulillah bantuan masih terus berdatangan guna memenuhi kebutuhan warga untuk berapa hari kedepan. Ujar Fajrin,”pungkasnya.

(Andi Iswana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *