oleh

STAI DDI Jeneponto Kembali Cetak 185 Sarjana

TOPIKTERKINI.com, JENEPONTO — Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Darud Dawah Wal Irsyad (DDI) Jeneponto kembali cetak 263 sarjana. Rapat Senat Luar Biasa Tahun Akademik 2017/2018 ini dibuka Ketua STAI DDI Jeneponto Drs. H. Haruna Rasyid, MPd, di Gedung Sipitangarri Bontosunggu, Rabu (12/12/2018).

Wisuda Sarjana STAI DDI Jeneponto XXIII dihadiri Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Elly Isriani Arief, Wakil Kopertais Wilayah VIII Sulawesi, Maluku dan Papua, Prof Dr. H. Sabaruddin Garancang, MA, Penahurus Besar DDI, beberapa pimpinan SKPD, segenap civitas akademika DDI Jeneponto, serta para orang tua wisudawan (i).

Dari 185 sarjana yang diwisuda, 137 diantaranya, Jurusan Tarbiyah atau Pendidikan Agama Islam (PAI) dan 48 orang lainnya adalah Jurusan Muamalah atau Hukum Ekonomi Islam.

Ketua STAI DDI Jeneponto, H. Haruna Rasyid, mengatakan, tahun 2018 ini berdasarkan peraturan Menteri Agama RI, predikat atau titel lulusan untuk lulusan prodi tarbiyah yang selama ini disebut sarjana pendidikan Islam disingkat SPdi berubah menjadi sarjana pendidikan atau SPd. Sedangkan lulusan prodi muamalah yang tadinya disebut sarjana hukum Islam mulai tahun berubah menjadi sarjana hukum atau SH, jelas Haruna.

Haruna juga mengungkapkan dalam tahun akademik tahun 2019 sementara dalam rintisan untuk pembukaan jurusan baru yang telah dikonsultasikan ke Dirjen Islam kementerian Agama RI dan telah diberikan sinyal pembukaan 2 jurusan baru yaitu jurusan manajemen pendidikan Islam dan jurusan pendidikan kanak-kanak atau raudhatul atfal.

“Proposal telah disiapkan dan akan diajukan kepada bapak Koordinator Kopertais Wilayah VIII untuk memperoleh rekomendasi pembukaan jurusan baru sebagai salah satu persyaratan pokok”,kata Haruna Rasyid.

Bupati Jeneponto yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Elly Isriani Arief mengatakan, untuk membangun Jeneponto Gammara dibutuhkan SDM andal. Untuk itu partisipasi seluruh warga termasuk civitas akademika STAI DDI Jeneponto sangat dibutuhkan, jelasnya.

Dikatakannya, salah satu alternatif pemecahan masalah yang diharapkan dapat mengatasi berbagai persoalan tersebut melalui pengembangan pendidikan yang berdasarkan pada nilai-nilai luhur ajaran Islam, ujar Elly Isriani.

Elly Isriani menambahkan kegiatan wisuda yang dilaksanakan ini merupakan salah satu hasil dari program pendidikan jangka panjang dalam menghasilkan SDM yang cerdas dan berakhlak mulia. Karena hanya dengan pendidikanlah, nasib dan masa depan dapat kita ubah menjadi lebih baik, jelasnya.

Sementara Wakil Kopertais Wilayah VIII Sabaruddin Garancang dalam sambutannya mengatakan wisuda adalah sebuah prestasi yang harus dikejar, seperti yang dilaksanakan wisuda STAI DDI Jeneponto. Yang harus dikejar itu kualitas dan kuantitas, jelasnya.

Sabaruddin berharap kepada para wisudawan dan wisudawati untuk mempertahankan prestasi yang diraih. Hal ini bertujuan dalam menerapkan ilmunya ditengah-tengah masyarakat, tandasnya.

(REDAKSI)

Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed