Breakeng News: Dua Oknum Wartawan Buteng Kena OTT

oleh -
Puluhan warga Desa Lolibu yang mendatangi Mapolsek Lakudo untuk menyaksikan proses pemeriksaan terhadap kedua oknum wartawan.

Laporan Jurnalis Sultra: Anton

TOPIKterkini.com, BUTON TENGAH – Dua oknum wartawan media online di Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang berinisial HS dan HA terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Lakudo AKP abdul Halim Kaonga, SH., MH pada Senin malam (13/05/2019) kurang lebih sekitar pukul 21.00 WITA.

Tampak Bhabinkamtibmas Desa Lolibu Brigpol Sabaruddin saat menunjukkan id card bersama mobil yang digunakan kedua oknum wartawan saat terkena OTT

Penangkapan terhadap kedua oknum wartawan tersebut terjadi di pertigaan Desa Lolibu menuju Kecamatan Mawasangka Timur (Mastim). Kedua oknum wartawan tersebut menggunakan mobil Timor warna kecoklatan dengan nomor Polisi DT 1215 AG, keduanya ditangkap usai oknum wartawan berinisial HS menerima amplop yang berisi sejumlah uang dari Kepala Desa (Kades) Lolibu, Sahrul Asmi, S.Pi.

Usai ditangkap di pertigaan Desa Lolibu menuju Mastim, kedua oknum wartawan tersebut digiring di Mapolsek Lakudo untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Sekitar kurang lebih 22.00 WITA, puluhan warga Desa Lolibu kemudian mendatangi Mapolsek Lakudo menggunakan mobil truk sambil menyaksikan proses pemeriksaan terhadap kedua oknum yang terkena OTT. Massa yang datang dengan teriakan bernada emosi tersebut kemudian berhasil ditertibkan oleh pihak aparat Polsek Lakudo.

Pengakuan Kades Lolibu kepada awak TOPIKterkini.com, sebelumnya salah satu dari kedua oknum wartawan tersebut menghubungi dia (Kades, red) via telepon seluler yang menjurus kearah intimidasi dan pemerasan dengan dalih penyelewengan dana desa.

Merasa diperas dengan dimintai sejumlah uang, Kades Lolibu kemudian menghubungi Kapolsek Lakudo via telepon selulernya untuk bersama-sama menemui dua oknum wartawan untuk bertemu dan menyerahkan amplop di lokasi yang telah disepakati (di pertigaan Desa Lolibu menuju Mastim).

“Intinya tadi mereka sudah ditangkap tangan, HS sempat dia buang amplop yang dia terima saat ditangkap, Kapolsek sendiri dan Bhabinkamtibmas yang tangkap. Mereka berbicara katanya ada penyelewengan dana desa, padahal saya tidak seperti itu. Kemarin malam saya di telpon, intinya sudah ada rekamannya,” ungkap Kades Lolibu.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Kapolsek Lakudo.

Publisher: Darman

Loading...