oleh

Hidup di Lingkar Tambang PT. VDNI, Karyawan Dibenturkan Waktu Kerja dengan Waktu Ibadah

TOPIKterkini.com, Kendari – Jika kita mengamati soal kehidupan manusia dan berakhirnya kehidupan manusia ternyata telah ditentukan takdirnya masing-masing. Namun, ada banyak petunjuk soal di dua kehidupan itu, jika kita berargumen masing-masing tanpa pondasi maka kehidupan penuh dengan problematika yang diujungnya adalah penyesalan. Sekelumit kehidupan ummat di Lingkar Tambang PT. Virtue Dragon Nickel Industrial (VDNI) pada dua waktu ibadah Puasa (2018 dan 2019).

“Melihat pengamatan yang ada ‘Fenomena’ yang terjadi adalah ada kemerosotan – kemorosotan budaya dan aqidah yang nampak terlihat, dari sisi budaya, kita sudah tidak mengenal lagi tata krama penjemputan bulan puasa dalam memperlihatkan kebahagiaan menyongsong datangnya bulan ramadhan, dan asyiknya pada kaum remaja membudayakan tadarus-tadarus dimasjid masjid, bahkan saf saf sholat berjamaah nyaris lumpuh. ungkap Kasman Hasbur, S.Pd

Kasman Hasbur, S.Pd menerangkan, bahwa di satu sisi memang kita telah merosot karena perkembangan zaman dan tekhnologi yang tak seimbang dengan kepribadian ummat, sedangkan disisi Lingkar Tambang tak nampak lagi yang biasa rutinitas dari penguasa yang disebut Safari Ramadhan. Dan yang paling parah adalah ummat di Lingkar Tambang dihadapkan pada problematikan kebijakan perusahaan terhadap karyawan yang muslim.

“Karyawan di benturkan dengan waktu kerja yang bebannya cukup bertentangan dengan waktu ibadah. Di perusahaan seolah tak memahami apa yang dialami ummat hari ini, ‘Sejatinya’ perusahaan dan sepantasnya bertanggung jawab pula soal peningkatan nilai-nilai Ruhaniyah dikalangan para karyawannya dan peningkatan kualitas Ruhaniyah pada ummat dengan cara memberi keleluasaan pada karyawan melaksanakan ibadah dan memperhatikan seluruh perangkat ibadah yang ada di setiap Desa di lingkar tambang,” terang Kasman Hasbur

Perusahaan harus berkontribusi penuh dengan seluruh pengurus Masjid dan perangkatnya, menyediakan fasilitas ibadah yang mumpuni bagi karyawan dan ummat, perusahaan giat ibadah dilingkungan masyarakat kecil didesa desa bukan pada hotel hotel atau tempat berbintang ditengah tengah penguasa dan masyarakat yang berkelebihan hidupnya. Pungkasnya

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak manajemen PT. VDNI Morosi. (**)

Laporan Jurnalis Sultra : Darman

Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed