oleh

Dua Kali Mangkir Panggilan, Terduga Kasus Penipuan Penjulan Kartu Smartfren Diburu Polisi

TOPIKTERKINI.COM – MEDAN : Kepolsian Resort Kota Besar Medan (Polrestabes Medan ) saat ini terus memburu “Ayubi” (Terlapor) dalam kasus dugaan penipuan penjualan kartu internet smartfren terhadap toko Putra Ponsel di Pancur Batu .

Hal tersebut di konfirmasi awak media kepada penyidik yang menangani kasus tersebut ( 21/9) pagi, Brigadir Rudi selaku Penyidik dalam kasus tersebut menjelaskan kepada awak media bahwa dalam kasus tersebut Polrestabes Medan sudah dua kali mengirimkan surat panggilan terhadap terlapor, namun terlapor tidak menghadiri panggilan tersebut, akan tetapi saat ini kami sudah mengeluarkan surat perintah membawa , kami sedang memburu keberadaan pelaku ,pungkas penyidik saat dikonfiramsi oleh wartawan.

diberitakan sebelumnya bahwa ” Toko Putra Ponseldi Kecamatan Pancur Batu yang menjadi langgganan pengambilan Kartu Paket Internet Selular “Smart Fren” dari Cv Smartindo yang berkantor di jalan Asoka Trade Center Ring Road No. 7, Jl. Gagak Hitam, Asam Kumbang, Medan Selayang, Kota Medan, Sumatera Utara 20133.

Pada bulan september 2018 yang lalu menjadi korban Penipuan oleh salah seorang karyawan CV.SMARTINDO bernama Sallahudin Al Ayubi Siregar Alias Ayubi , dimana hal tersebut belakangan ini menjadi perbincanagan hangat di kalangan para pengusaha Ponsel di kecamatan Pancur Batu dan sekitarnya .

Begitu lah yang di ceritakan oleh Putra pemilik toko ” Putra Ponsel “ yang mengaku merugi puluhan juta rupiah karena di di tipu oleh seorang karyawan yang mengaku dari Cv Smartindo sebanyak Rp 10.000.000 Rupiah .

“ saya sudah lama berlangganan dengan Cv Smartindo . sudah puluhan juga saya berbelanja disana , belum perah ada masalah , namun akhir ini menjadi masalah dibuat karyawan meraka yang bernama ayubi .

Putra menuturkan Begitu lah yang di ceritakan oleh Putra , seorang onwer toko Putra Ponsel yang berada di kecamatan pancur batu yang mengaku di tipu oleh seorang karyawan yang mengaku dari Cv Smartindo sebanyak Rp 10.000.000 Rupiah .

Putra menceritakan , “ bahwa pada sekitar bulan september 2018 yang lalu datang salah seorang karyawan CV Smartindo yang mengaku bernama “ Ayubi ke tokonya Putra Ponsel yang berada di Pancur Batu , kedatangan Ayubi tak lain ingin menarik Stok barang lama yang akan digantikan dengan stok yang baru / kuota yang lebih besar sesuai dengan instruksi dari kantor Cv Smartindo yang telah di informasikan perusahaan tempat ayubi bekerja melalui “ grup whatsapp “NS_01 Support CL 01 ” .

Karena didasari atas perintah perusahaan tempat ayubi bekerja , lantas Putra pun sebagai pengelola toko Putra Ponsel memberikan barang tersebut kepada ayubi tanpa ada rasa khwatir akan pengembailan barang tersebut kepada toko nya .

Dua bulan sudah berlalu , namun hal yang dijanjikan oleh ayubi atas perintah perusahaan tempatnya bekerja tidak menjadi nyata ,. Bahwa putra sudah beberapa kali mengkonfirmasi atas penggantianbarang tersebut kepada salah seorang yang berada di grub wa tersebut .

Merasa janggal akan hal tersebut , Putra pun menghubungi salah seorang manger di Cv. Smartindo.pemilik untuk menanyakan status barang yang dimaksud , namun Putra mengaku dijanjikan waktu 2 minggu oleh pihak Cv Smartindo .

Merasa kecewa akhirnya Putra Pun angkat bicara kepada awak media “ Salah satu atasan ayubi merespon bahwa barang tersebut masih dalam proses. 1 bulan kemudian tidak kunjung selesai juga, kemudian pemilik toko menanyakan kembali di grup tersebut dan direspon bahwa kartu tersebut akan seger dikembalikan. 2 minggu kemudian pemilik toko menanyakan kembali dan mendapat info bahwa sales tersebut sudah tidak bekerja lagi di Cv smartindo pemilik toko minta barang tersebut segera dikembalikan, akan tetapi pihak kantor ayubi mengatakan bahwa barang Putra Ponsel tersebut tidak sampai di kantor Cv . Smartindo . sebut Putra.

Putra Selaku Pemilik toko menanyakan barang tersebut kepada Rendra yang mengaku sebagai Manager ayubi tersebut, akan tetapi manager tersebut sepertinya buang badan dan miminta Putra untuk mendatangi sendiri rumah ayubi ,sedangkan Putra berdalih bahwa dirinya mengenai ayubi dikarenakan dia bekerja di Cv Smartindo , jadi untuk hal tersebut kami akan meminta pertanggung jawaban kepada pihak Cv Smartindo saja dan dalam waktu dekat kami akan membuat laporan atas hal ini ke pihak kepolisian .ungkap Putra.

(Leodepari)

Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed