oleh

Diapresiasi, Kelurahan Lahundape Kendari, Melakukan Verifikasi dan Validasi Basis Data Terpadu (BDT)

TOPIKTERKINI.COM, KENDARI – Kelurahan Lahundape, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), melakukan verifikasi dan validasi Basis Data Terpadu yang selama ini menjadi data acuan bagi sasaran berbagai program pemerintah yakni program bantuan sosial berupa KIS dan lainnya.

Lurah Lahundape, Hery, S.SI., M.Si. mengatakan, Basis Data Terpadu (BDT) yang diverifikasi dan divalidasi ulang. Dengan tujuan untuk mencocokan data penduduk yang sebelumnya sudah masuk dalam BDT dengan kondisi mereka saat ini apakah masih memenuhi syarat untuk masuk dalam BDT.

Pelaksanaan verifikasi dan validasi ulang ini nantinya, agar bansos yang disalurkan nanti tepat sasaran, karena perubahan kondisi sosial ekonomi calon penerima dari BDT bisa saja sudah tidak layak lagi menerima bansos. Atau disebabkan, penerima bansos itu bukan lagi warga Lahundape. ujar Lurah Lahundape, Hery, S.SI., M.Si. (3/10/19).

“Berdasarkan jumlah penduduk Kelurahan Lahundape yang terdata berkisar 1.579. KK (Kepala Keluarga) atau jumlah 9.605 jiwa. Data tersebut akan di proses verifikasi dan divalisasi. Kegiatan verifikasi BDT mengacu pada Peraturan Menteri Sosial (Permensos) nomor 28 tahun 2013 yang memperbolehkan Dinas Sosial melakukan verifikasi dan validasi BDT”

Kementerian Sosial, melalui Koordinator Kota, Verifikasi dan Validasi Data, Priyayi Khusnul, Y.P mengatakan masyarakat yang memiliki kartu KIS, namun belum dimanfaatkan sebagaimana mestinya sebab tidak terdaftar atau belum masuk di basis data terpadu (BDT). Olehnya itu, kami bersama Lurah dan RT untuk melaksanakan verifikasi dan validasi BDT.

“Proses verifikasi dan validasi yang berlangsung hingga bulan November 2019. Pihaknya menggunakan sembilan foto yang akan dikirim ke pusat berupa kondisi rumah diantaranya atap genteng dan lain-lain,” jelas Koordinator Kabupaten/Kota, Verifikasi dan Validasi Data, Priyayi Khusnul, Y.P.

Kemudian, apabila ada masyarakat yang seharusnya layak mendapatkan, namun tidak memiliki kartu, bisa terdata untuk menerima KIS. Menurutnya, hasil verifikasi dan validasi data akan direkap dan kemudian data diolah melalui Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua RT 5 Kelurahan Lahundape, Muhammad Amin Razak, mengapresiasi langkah yang dilakukan Lurah Lahundape dan pihak tim kementrian sosial. Sebab validasi itu sangat dibutuhkan masyarakat khususnya masyarakat lahundape.

“Insyah Allah, seluruh RT di Kelurahan Lahundape, akan memvalidasi data. Menurutnya, hasil validasi tersebut dapat mengetahui kebenaran data warga tidak mampu sehingga penyaluran bansos tepat sasaran,” tutur RT 5, Muhammad Amin Razak.

Dijelaskannya, bahwa di RT 5 Kelurahan Lahundape, salah satu kawasan Kumuh yang terletak dilingkungan Kelapa Tiga berdasarkan SK yang disahkan oleh Walikota Kendari. Bahkan pekerjaannya pun serabutan.

“Berharap hasil validasi tersebut, tidak mengurangi jumlah penerima bantuan sosial berupa KIS tetapi diharapkan bertambah. Harap mantan Ketua Komusi II DPRD Kota Kendari, Muhammad Amin Razak.

Laporan Jurnalis Sultra : Darman

Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed