oleh

Baliho PTR di Tallunglipu Toraja Utara Dirusak OTK

TOPIKterkini.com, TORAJA UTARA – Sebuah Baliho ucapan selamat Natal dan tahun baru 2020. Milik calon Bupati  DR. IR. Petrus Tangke Rombe, SH. Diduga dirusak Orang Tak Dikenal (OTK) di pertigaan  poros Bundaran Tallunglipu, Kecamatan Tallunglipu, Kabupaten Toraja Utara, Sulsel. Sabtu malam (30/11/2019), sekira pukul 11.00 WITA, Sehingga adanya kejadian itu membuat timnya merasa kecewa.

Saat disambangi wartawan media ini, Senin malam, (2/12/2019) di kediamannya Pak Petrus Tangke didampingi salah satu tim keluarga, ia mengatakan, membenarkan jika salah satu balihonya yang dipasang timnya pada, Sabtu malam (30/11/2019), Diduga dirusak OTK. Hal ini diketahui oleh timnya pada Minggu pagi (1/12/2019) pagi, saat kembali melihat balihonya ternyata dirusak.

“Andaikan ada oknum tertentu yang sengaja merusaknya itu sangat tidak wajar. Inikan hanya baliho ucapan selamat. Terkait hal ini saya sih santai saja, kalau merasa kecewa itu so…pasti ada adinda. Seharusnya bersaing secara sehat lah, jangan melakukan pengrusakan seperti ini. Padahal kalau dipikir, saya masih keluarga Tongkonan To’ Saruran di Tallunglipu,” ungkap mantan Bupati Paniai kala itu.

Di tempat yang sama tim PTR, saat dikonfirmasi juBapak Lola menceritrakan yang sebenarnya. Pemasangan baliho tersebut di pasang Sabtu malam, herannya dikeesokan harinya Basri kaget melihat baliho yang di pasang sudah tidak sesuai yang diharapkan. Padahal ada banyak baliho disekitar yang di pasang, namun hanya baliho PTR  yang di rusaknya

“Setelah mengetahui kejadian itu, kami langsung melaporkan kepada Pak PTR Bahwa baliho yang kami pasang rusak. Entah akibat faktor alam atau memang ada orang diduga sengaja merusaknya. Tapi kalau saya melihat baliho yang rusak diterpah angin berbeda dengan yang diduga kuat ada faktor kesengajaan. Tapi, kami dari pihak tim PTR tidak menanggapi serius. Ya.. mau diapa pak?.. kita bersabar dan berdoa saja. Segala sesuatu itu pasti ada hikmahnya,” kata bapak Lola sembari tersenyum.

Sekedar diketahui, Baliho itu di pasang  di atas bundaran taman, lantaran sudah kelihatan tak memadai dipasang berjajar dengan baliho lainnya.

“Kita mau pasang di bawah, tapi tempatnya sempit jadi kami pasang di atas agar tidak kelihatan menganggu pemandangan,” imbuhnya.(SH/ARL)

Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed