oleh

18 Ton sampah dikumpulkan selama pembersihan di pantai Kuta Bali

TOPIKTERKINI.COM – BALI: Pemerintah daerah di Bali telah mengumpulkan sekitar 18 ton sampah, sebagian besar terdiri dari sampah plastik dan cabang-cabang pohon yang terdampar di pantai, selama tiga hari upaya pembersihan pantai di Pantai Kuta yang terkenal di Kabupaten Badung.

Petugas dari Badan Lingkungan Hidup Badung mulai mengumpulkan sampah pada hari Minggu. Badan tersebut memperkirakan bahwa setidaknya enam ton sampah telah dikumpulkan pada setiap hari operasi. Sampah diangkut dengan tiga truk.

BACA JUGA: Raja obat Bius yang Dijuluki ‘MALAIKAT MAUT’ Ditangkap di Dubai

“Kami melakukan [upaya pembersihan] mulai hari Minggu sore. Ini adalah proses rutin yang telah kami lakukan untuk waktu yang lama, ”kata Gede Dwipayana, koordinator unit respon cepat badan tersebut, seperti dikutip dari kompas.com, Rabu (18 Desember).

Dwipayana menjelaskan bahwa sampah mengalir ke sungai di seluruh kabupaten menuju lautan. Sebagian besar sampah telah tersapu ke hilir di tengah meningkatnya curah hujan di musim hujan.

Bali adalah salah satu dari puluhan pulau di kepulauan yang bergulat dengan masalah sampah laut dan pesisir.

BACA JUGA: Pria Polandia yang diduga terkait dengan OPM di Hukum 5 tahun dan meningkat menjadi 7 setelah mengajukan Banding

Penelitian oleh Direktorat Jenderal Polusi Lingkungan dan Pengendalian Kerusakan Lingkungan Kementerian Kehutanan pada 2017 memperkirakan bahwa sampah laut di seluruh Indonesia berjumlah 1,2 juta ton dan sebagian besar terdiri dari plastik (31%) dan kayu (30%).

Meskipun sulit untuk melacak asal-usul sampah di pantai Bali, analis memperkirakan bahwa hingga 80% berasal dari pulau itu sendiri, karena sampah yang dikumpulkan oleh pekerja informal di hotel dan desa dilaporkan sering dibuang di sungai yang membawa limbah ke laut dan ke pantai pulau itu.

BACA JUGA: Lima WNA yang diduga melakukan perdagangan narkoba terancam hukuman mati

Dwipayana memperkirakan bahwa volume sampah di pantai akan meningkat selama beberapa bulan ke depan karena musim hujan, yang biasanya berlangsung hingga April.

Untuk mengantisipasi lebih banyak sampah yang menumpuk, Dwipayana mengatakan bahwa agensi telah menyiapkan tim beranggotakan 12 orang untuk memimpin upaya pembersihan di beberapa wilayah pesisir pulau, termasuk Pantai Kuta, Legian dan Seminyak.

BACA JUGA: Mengenang 15 Tahun Pasca Tsunami yang merenggut lebih dari 230.000 Nyawa

Dia mengatakan bahwa sampah yang dikumpulkan dari Pantai Kuta akan dibawa ke tempat pembuangan sementara di Tuban. – ANN

Editor: AzQ

Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed