oleh

Berhasil kembangkan pemasaran kopra adalah Prestasi Unggulan Pemda Butur yang Perluh Diapresiasi

TOPIKTERKINI.COM – BUTUR: Buton Utara (Butur) merupakan daerah penghasil komoditas kelapa terbesar di Sulawesi Tenggara (Sultra) dengan luas area perkebunan kurang lebih 6000 Ha yang tersebar di enam kecamat.

Sebagian besar perkebunan kelapa dimiliki masyarakat dan hasil panen dijual perbutir atau diola secara tradisional menjadi kopra hitam.

“bembuatan kopra seperti ini membutukan waktu relatif lama karena prosesnya dimulai dari pemanjatan, pengumpulan, pengupasan kulit, pembelahan butir kelapa, penyusunan, pengasapan, pemotongan daging kopra dan pengarungan.

Pembuatan kopra hitam begitu sulit bagi para petani, belum lagi kalau dikerjakan langsung petani pasti menguras tenaga dan waktu. Bagi petani pekerjaan seperti ini sudah menjadi tradisi turun temurun, tapi yang menjadi ketidak biasaan petani adalah harga kopra yang terus merosot dan stabilitas harga yang tidak menentu, membuat petani patah semangat dan gulung tikar menjadi pengrajin kopra hitam, terbukti dari banyaknya biji kelapa petani yang membusuk begitu saja”.

Dalam kondisi seperti ini petani berharap kepada Pemda untuk memberikan solusi. Kendatipun demikian pihak pemda memberikan alternatif dengan menghadirkan PT. Indonesia Kommodity (INACOM) untuk mengembangkan pemasaran kopra putih di Butur, melalu kerja sama dengan Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertingal dan Transmingrasi Republik Indonesia (Kemendesa PDTT).

Keberhasilan Pemda Butur dalam mengantisipasi masalah petani kopra merupakan prestasi unggulan yang perlu diapresiasi, Dibawah kepemimpinan Abu Hasan Buton Utara berhasil menfaatkan potensi sumber daya alam (SDA) menjadi sumber pendapatan dan perekonomian masyarakat Butur.

Oleh: Jean Arsyad

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed