TOPIKTERKINI.COM – JENEPONTO: Petani rumput laut di sekitar wilayah tambak udang di manyumbeng kelurahan biringkassi kecamatan binamu kabupaten jeneponto keluhkan tidak berfungsinya kolam penampungan limba tambak udang yang diduga menyebabkan rumput laut yang dipelihara dilaut akhir akhir ini membusuk akibat dan pengaruh dari limbah tambak udang tersebut

Tasri (35) salah seorang petani rumput laut ketika diwawancarai Media ini dipinggir laut Biringkassi Sabtu(21/03/2020) jam 11.00 wita menjelaskan bahwa, Ratusan hektar rumput laut membusuk(Rusak) diduga akibat pengaruh limbah tambak udang manyumbeng.
Selain hasil rumput laut membusuk Akibat pengaruh limbah tambak udang manyumbeng juga puluhan petani rumput laut laki laki dan perempuan mengalami gatal gatal akibat limbah tambak udang manyumbeng”Ungkap Tasri kepada media”
BACA JUGA: Humas Bukan Sekadar Jinjing Tas
Lanjut Tasri (35) menjelaskan bahwa, sebelum tambak udang manyumbeng difungsikan pada tahun 2019 telah diadakan pertemuan di kantor lurah Biringkassi yang dihadiri oleh para petani rumput laut dan dari pihak perusahaan tambak udang manyumbeng
Pada pertemuan tersebut dibuatkan surat perjanjian bersama yang ditandatangani dari pihak perusahaan tambak udang manyumbeng dan para petani rumput laut yang bunyinya “sebelum limbah tambak udang manyumbeng dibuang kelaut diolah dulu di kolam penampung limbah”, namun kenyataannya tidak seperti itu limbanya langsung dibuang kelaut tanpa diolah dulu di kolam penampung limbah
Untuk kolom penampung limbah tambak udang manyumbeng ada 7 (tuju) titik kolam Penampung limbah yang disiapkan dan dari 7 (tuju) titik kolam penampung limbah tak satupun ada yang berfungsi selama beroperasinya tambak udang manyumbeng pada tahun 2019
Karena busuknya (rusak) hasil rumput laut dan puluhan orang petani rumput laut diduga mengalami gatal gatal akibat pengaruh limbah tambak udang manyumbeng, Maka kami berharap pemerintah daerah Jeneponto dan juga dari pihak kepolisian polres Jeneponto untuk turun kelapangan untuk melihat langsung apa yang dialami oleh petani rumput laut di kelurahan biringkassi kec.binamu kab.jeneponto” Harap Tasri”
Laporan: Djumatang











