oleh

Cegah Penyebaran Covid-19 Di Masjid, Ini Yang Dilakukan Pemuda Tanjungngala Kelurahan Pabiringa.

TOPIKterkini.com-Jeneponto- Pandemi Covid-19 yang sampai hari ini masih terus mengalami penambahan kasus menjadi momok yang menakutkan untuk masyarakat, apalagi menjelang bulan suci ramadhan. Instruksi social distance cukup membuat aktivitas beribadah di masjid sedikit berkurang dari biasanya. Akan tetapi bagi meraka yang menganggap ibadah masjid adalah keutamaan maka mereka akan tetap menjalankan aktivitas beribadah seperti biasa.

Melihat hal demikian komunitas pemuda di Tanjungngala Kel. Pabiringa Kab. Jeneponto berinisiatif untuk segera mengambil langkah taktis kepada para jemaah di masjidnya agar mereka tetap aman menjalani ibadah. Langkah yang diambilnya adalah membersihkan masjid dan memasang hand sanitizer serta sabun cair dilokasi masjidnya. (Rabu, 15/04/2020).

“Kami sudah beberapa hari ini melakukan pembenahan di masjid At Thaibah, kami sadar betul bahwa Covid-19 itu merupakan Pandemi global yang sangat cepat menular, pemerintah telah memberikan edaran untuk tetap di rumah, saya pikir itu sangat baik akan tetapi bagi beberapa orang tentu masih belum bisa untuk mematuhi itu mungkin karena persoalan ekonomi atau juga persoalan keimanan seperti ibadah masjid ini” cerita Sita Ocha salah seorang anak muda di Tanjungngala’.

Hand sanitizer dan Sabun cuci tangan yang akan dipasang di masjid At-Thaibah Tanjungngala Kel. Pabiringa Kec. Binamu Kab. Jeneponto.

Diceritakan pula alasan mereka untuk membenahi masjid sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19.
“Jadi kami sengaja melakukan bersih-bersih masjid, membersihkan lantai, mencuci karpet dan menyimpannya, memperindah masjid dengan melukisnya, serta kami juga melihat bahwa aktivitas di masjid mesti kita jaga keamanan dari segi kesehatan, jadi kami memasang sabun cuci tangan cair ditempat wudhu, tidak hanya itu kami menyiapkan 3 buah hand sanitizer ukuran 300 ml yang kami pasang di 3 pintu masuk masjid, agar setelah jemaah keluar dari masjid jemaah bisa segera mensterilkan tangannya menggunakan hand sanitizer tersebut, tidak hanya itu kami juga melalui pengurus masjid memberikan edukasi mengenai penyebaran Covid-19 sehingga kami jg menganjurkan bahwa penggunaan masker saat memasuki masjid itu wajib diberlakukan agar semua jemaah yang beribadah dapat aman dari dr oplet” terangnya kepada Topikterkini.com.

Abdul Rahman Lallo kepala lingkungan Jeneponto l Kelurahan Pabiranga membenarkan aktivitas positif yang dilakukan oleh komunitas pemuda tersebut.
“Iya tentu kita harus mengapresiasi aksi langsung yang dilakukan oleh anak muda itu, selaku pemerintah setempat tentu kita membutuhkan sinergitas dari semua elemen masyarakat untuk bersama-sama melawan penyebaran Covid-19 termasuk elemen pemuda” ucapnya dengan bangga.

Lebih lanjut kepala Lingkungan Jeneponto ini mengatakan jika apa yang dilakukan para pemuda ditempatnya sudah sangat tepat untuk sama-sama menekan penyebaran Covid-19.
“Pemerintah memang menganjurkan untuk sebisa mungkin beraktivitas dirumah saja, akan tetapi apabila memang mendesak dan harus beraktivitas diluar rumah sebaiknya mematuhi protokol kesehatan untuk area umum, yang dilakukan anak muda ini saya pikir sangat tepat, memang ada beberapa masyarakat yang karena masalah yang ibadah merasa harus ke masjid sehingga memang diperlukan langkah antisipasi untuk mencegah penularan Covid-19 di masjid dan jemaah tetap dapat beribadah di masjid. Memberisihkan masjid, memasang hand sanitizer, memasang sabun cuci tangan, melepas karpet serta meminta menggunakan masker di masjid adalah langkah yang baik untuk memutus mata rantai penularan, saya berharap apa yang dijadikan anak muda di masjid At-Thaibah bisa menjadi salah satu role model yang bisa diterapkan di masjid-masjid lain utamanya menjelang bulan suci ramadhan, terakhir mungkin semoga pandemi Covid-19 ini dapat segera berakhir ” pungkasnya.(*) 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed