oleh

Diduga Terlibat Pembunuhan saat pesta Miras, 4 Lelaki di Bone Diringkus Polisi

TOPIKTERKINI.COM – BONE | Terkait Kasus pembunuhan yang terjadi pada hari senin 06 Juli 2020 Seperti yang di beritakan oleh media ini dengan judul : Lakukan Pengeroyokan, Lelaki di Bone Tewas di Tikam Teman Minum Mirasnya

Mengenai hal tersebut, Humas Polres Bone, Ipda Rayendra Muhtar kepada media mengatakan bahwa, berdasarkan hasil pengembangan pemeriksaan terhadap pelaku TP yang dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain, atau penganiayaan yang menyebabkan matinya orang yaitu Lelaki FAISAL bin ABIDIN

BACA JUGA: Diduga Salahpaham, Lelaki di Bone Tewas di Tikam keluarganya sendiri

Maka pada hari ini senin tanggal 06 juli 2020 sekitar pukul 12.10 wita bertempat di dusun jawi jawi desa bulu tanah kec kajuara kab Bone, personil Gabungan polsek kajuara yang dipimpin oleh kanit intel BRIPKA SULKIFLI bersama Kanit Reskrim BRIPKA HADASRI HALIM SH telah mengamankan 4 orang yang diduga turut membantu melakukan Tindak pidana dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain, atau penganiayaan yang menyebabkan matinya orang (pembunuhan),

Adapun Identitas Yang diamankan :

  1. Nama :AD, Umur 50 tahun seorang Pekerja Swasta beralamat di Dusun jawi jawi desa bulu tanah kec kajuara kab Bone.
  2. Nama AR bin Abidin, Umur 19 tahun seorang pekerja swasta beralamat di Dusun jawi jawi desa bulu tanah kec kajuara kab Bone.
  3. Nama RM, Umur 32 tahun pekerja Swasta beralamat di dusun jawi jawi desa bulu tanah kec kajuara kab Bone.
  4. Nama BB, umur 35 tahun yang juga seorang pekerja swasta yang juga beralamat di  dusun jawi jawi desa bulu tanah kec kajuara kab Bone

Selanjutnya ke 4 orang tersebut diamankan di Polsek Kajuara.

BACA JUGA: Lakukan Pengeroyokan, Lelaki di Bone Tewas di Tikam Teman Minum Mirasnya

Sementara Kapolsek Kajuara IPTU SAMSU RIJAL bersama Personil Polsek Kajuara melayat di rumah korban serta melakukan pengalangan dan pemahaman kepada keluarga korban bahwa Kasus tersebut sudah ditangani oleh pihak kepolisian polsek kajuara

Laporan: Ani Hammer

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed