oleh

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jeneponto Menggandeng PT. Vena Bayu Energy Untuk Melaksanakan Program Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat

TOPIKTERKINI.COM-JENEPONTO- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jeneponto meluncurkan sebuah program pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Kali ini Dinas Lingkungan hidup Kabupaten Jeneponto menggandeng PT. Vena Bayu Energi PLTB Tolo 1, hari ini kedua lembaga tersebut mengadakan silaturahmi dan audiance. (Rabu, 05/08/2020).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jeneponto M. Basuki Baharuddin mengapresiasi niat PT. Vena Bayu Energi PLTB Tolo 1 untuk turut ambil bagian pada program ini.
“Ini rencana kerjasama yang bagus, tentunya untuk memaksimalkan program ini, kedepannya kita akan membangun terlebih dahulu komunikasi dengan pemerintah setempat yang akan menjadi lokasi pilot project program yang kita maksudkan,  niatan PT. Vena Bayu Energy sangat mulia karena membantu pemerintah daerah dalam upaya mengurangi dan menangani sampah melalui pengelolaan sampah berbasis masyarakat ” ungkapnya.

Kabid Pengelolaan Sampah dan LB3H DLH Jeneponto, Abdul Rahmat memberikan gambaran mengenai program yang akan dilaksanakannya nanti.
“Jadi program berbasis masyarakat ini akan dilakukan dengan dua kategori yakni sampah anorganik berupa sampah non hayati yang akan dikelola oleh bank sampah dan sampah organik seperti kotoran ternak, daun, jerami akan dikelola menjadi energi terbarukan (biogas) namun sebelum itu dikerjakan kita akan melakukan empo sipitangarri antara DLH, PT. Vena Bayu Energy ,  pemerintah setempat, tokoh masyarakat/pemuda agar kita semua mendapatkan persepsi yang sama mengenai program ini” jelasnya.

Perwakilan PT. Vena Bayu Energy saat bersilaturahmi dengan DLH Jeneponto.

Di lokasi yang sama perwakilan PT. Vena Bayu Energy mengucapkan terimakasih atas sambutan DLH Jeneponto untuk bekerjasama melalui program pengolahan sampah berbasis masyarakat.
“Terimakasih kepada Dinas lingkungan hidup sebab bersedia bekerjasama sama melalui program pengelolaan sampah khususnya pada wilayah terdampak PLTB Tolo 1,  Insya Allah program ini akan running pada bulan September 2020” tutupnya.(***) 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed