oleh

Pembangunan Rumah Korban Banjir di Dondo Capai 40 Persen

TOPIKTERKINI.COM – BANGGAI: Proses pembangunan rumah milik Mince Warikar (83), korban banjir di Desa Dondo, Kecamatan Balantak Selatan, Kabupaten Banggai, Sulteng, oleh personil Kodim 1308 Luwuk Banggai terus di kebut.

Hingga memasuki hari ke enam Sabtu (15/8/2020) proses pembangunan telah mencapai telah mencapai 40 persen atau tahap pembuatan rangka bagian atap dan pengumpulan matetrial lainnya.

Dandim1308 /LB, Letkol Inf Fanny Pantouw melalui wakil sementara (WS) Danramil 1308 – 05/Balantak, Serma Sarlan Laumong menyampaikan proses pembangunan rumah milik Mince Warikar terus dikebut. Warga bersama personil Koramil 05 Balantak gotong royong membangun rumah milik Wince.

“Untuk rangka badan rumah telah berdiri, tinggal menunggu selesainya pembuatan rangka bagian atap, kemudian dilanjutkan dengan pemasangan dinding. Material lain berupa pasir untuk pengecoran lantai telah tersedia” kata Serma Sarlan

Serma Sarlab menambahka, Mince Warikar salah satu warga ekonomi lemah di Desa Dondo, rumah Wince ambruk dilanda banjir pada 2 Agustus 2020, sekitar pukul 09.00Wita pekan lalu.

Mince yang ditemuii jurnalis Topikterkini.Com, mengaku bersyukur atas bantuan TNI Kodim 1308/Luwuk Banggai, Pemdes Dondo yang telah membangun rumah miliknya.

“Terimakasih pak TNI, pak Dandim dan Pemdes Dondo yang membangun rumah saya. Saya tidak tahu siapa lagi yang bisa membangun rumah saya,saya tidak punya siapa siapa di desa ini, anak dan saudara juga tidak punya, saya tinggal sendirian” kata Mince denga nada ibah

“Saat rumah saya terbwa air, saya tidak tahu lagi mau tinggal dimana, bersyukur warga dan tetangga yang sudah seperti saudara menolong saya memberi tempat tinggal, lalu pak TNI datang memberikan bantuan dan berjanji ke saya pak TNI akan membangun rumah saya, saya sangat bersyukur” cerita Mince.

Sebelumnya diberitakan, Dandim 1308/LB Letkol Inf Fanny Pantouw melalui Bintara Pembina Desa(Babinsa) Dondo Serka Sehung, menyampaikan rumah yang bangun milik Mince Warikar sampai dengan hari kedua per Selasa (11/8) telah mencapai 20 persen.

“Siang tadi Selasa (11/8), Babinsa dan Bhabinkamtibmas dari Polsek Balantak gotong royong mengangkut material berupa batu” ujarnya.

Gotongroyong antara Personil Koramil 05/Balantak dan Personil Polsek Balantak, kata Serka Sehung, merupakan komitmen mereka agar proses pembangunan rumah warga yang mengalami korban banjir berjalan baik, juga bertujuan memberi motivasi warga untuk saling membantu satu sama lain.

Personil Koramil dan Polsek selaku ujung tombak TNI – Polri ditingkat kecamatan wajib memberi kenyaman dan keamanan masyarakat.

Liputan : Ahmad Labino

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed