oleh

Bantaeng Berpotensi Dijadikan Tempat Pertemuan Rahasia

TOPIKterkini.com–Bantaeng: Bawaslu Kabupaten Bantaeng gelar Sosialisasi Produk Hukum di ruang pertemuan sekretariat Bawaslu jalan Dr. Ratulangi, Jumat 11/9/2020

Ketua Bawaslu Bantaeng Muh. Saleh pada kesempatan itu berharap kepada peserta agar menyimak dengan baik produk hukum Bawaslu tentang pengawasan pilkada dimasa pandemi, meski yang menggelar pilkada adalah daerah tetangga,

“Yang berpilkada dari daerah tetangga, tapi daerah ini berpotensi dijadikan tempat pertemuan rahasia” ungkap Saleh.

Komisioner Bawaslu Bantaeng Ningsih Purwanti (koordinator divisi Hukum) akui, sebagai daerah tetangga yang berpilkada, tak disangkal banyak warga Bulukumba yang beraktivitas sebagai ASN di daerah ini sehingga potensi pelanggaran netralitas ASN yang bersangkutan juga menjadi perhatian, ungkap Ningsih, saat menghantarkan pembicara memulai sosialisasi itu.

Komisioner Bawaslu Provinsi Sulsel Koordinator Divisi Hukum Dr. Adnan Jamal, SH.,MH. Saat bincang-bincang usai laksanakan Sosialisasi Produk Hukum Bawaslu di Sekretariat Bawaslu Bantaeng, Jum’at 11 September 2020

Komisioner Bawaslu Provinsi Divisi Hukum Adnan Jamal menjelaskan produk hukum yang sudah diundangkan semuanya dapat dicari di Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH)

“Produk Hukum Perbawaslu yang terakhir yaitu Nomor 7 tahun 2020. Dapat dicari di JDIH”, jelasnya memulai.

Lebih lanjut dikatakan Adnan bahwa Semua produk hukum mulai dari rancangan peraturan sampai diundangkan menjadi perbawaslu, merupakan dokumen produk hukum, paparnya.

Khusus perbawaslu pilkada serentak dimasa pandemi Bawaslu sebagai regulator dijajarannya, telah mengeluarkan regulasi tentang pengawasan pilkada Serentak dimasa pandemi covid-19 yakni Perbawaslu nomor 4 tahun 2020.

“Perbawaslu nomor 4 mengatur pengawasan, pelanggaran dan penyelesaian sengketa pemilihan dalam kondisi bencana non alam covid 19” jelas Adnan.

pada prinsipnya lanjut Adnan ada beberapa muatan di sana tentang protokol kesehatan namun inti dari perbawaslu ini pertama protokol kesehatan bagaimana pencegahan dan pengendalian, penyebaran Covid-19, yang kedua optimalisasi pemanfaatan IT dalam proses pengawasan maupun dalam proses penyelesaian sengketa pemilihan. dan yang terakhir penegasan berlakunya beberapa perbawaslu yang sudah ada sebelumnya, paparnya.

Khusus optimalisasi pemanfaatan IT ucap Adnan ada beberapa proses yang dapat dilakukan dengan daring, kuncinya.

Komisioner Bawaslu Bantaeng lainnya Nuzulia Kordinator divisi Pengawasan dan Hubungan antar Lembaga, juga mengapresiasi kepada pimpinan Bawaslu Provinsi yang mau berkunjung memberi pencerahan kepada jajaran Bawaslu Bantaeng dan Alumni Sekolah Pengawasan Partisipatif.
Laporan: Armin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed