oleh

PT. MBS Diduga Jual Ore Nikel Illegal, Pihak Budhi Yuwono Desak Aparat Segera Bertindak

TOPIKterkini.com – KONAWE | Aktifitas pengangkutan material Ore Nickel diduga secara illegal terus terjadi di kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Dimana, perusahaan PT. Multi Bumi Sejahtera (PT. MBS). Telah melakukan beberapa pelanggaran, tetapi masih melakukan aktifitas pemuatan.

Hal itu disampaikan oleh Jabal Nur selaku kuasa pihak Budhi Yuwono. Menurutnya, aktifitas perusahan PT. MBS telah melawan hukum dan melakukan pelanggaran.

Pelanggaran tersebut, adanya pemalsuan dokumen data perusahaan oleh pihak manajemen PT. MBS, berdasarkan Nomor LP : STBL364/VII/2020/SPKT yang telah dilaporkan oleh saudara Bpk. Saud Sitorus.

Dan dokumen yang dipakai adalah dokumen oleh IUP 213 tapi ore nickel yang dijual dari luar IUP tersebut serta dalam RKAB ada stok ore nickel milik PT. MBS padahal tidak ada, yang ada di IUP 231.

Kemudian, kegiatan penambangan PT MBS tidak mempunyai Kepala Telknik Tambang (KTT) tetapi masih memaksakan keadaan untuk melaksanakan kegiatan penambangan tanpa menggunakan KTT. Sedangkan IUP 213 tidak mempunyai studi kelayakan dan tidak pernah membayarkan jaminan reklamasi (JAMREK) dalam IUP 213.

Lanjut kata Jabal Nur, PT MBS telah menjual enam cargo tapi PNBP nya baru membayarlkan satu cargo kepada Negara, bahkan PT MBS diduga tidak memiliki lzin Dispensasi penggunaan jalan Kabupaten Konawe sepanjang kurang lebih 940 Meter. Pungkasnya.

Atas dasar itu, Jabal Nur (Pihak Budhi Yuwono) meminta kepada Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera memberhentikan proses pengangkutan Ore Nickel yang di lakukan oleh PT MBS.

“Mendesak kepada Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera menyelidiki dan menyidik perusahaan PT. MBS yang telah melakukan llegal Mining,” pungkas Jabal Nur.

Laporan: Tim

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed