oleh

Rapat Kordinasi Kepala SMPN, SD, dan TK se-Kecamatan Bontoramba

TOPIKTERKINI.COM, JENEPONTO — Sejumlah kepala sekolah tingkat SMP SD, dan TK, ikuti rapat kordinasi sebagai agenda rutin  bergilir se Kecamatan Bontoramba kabupaten  Jeneponto Sul-Sel.

Turut hadir dalam acara tersebut kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jeneponto Nur Alam Basir, kepala korwil Kecamatan Bontoramba Alfian Munir, bertempat di SMPN 4 Bontoramba sebagai  tuan rumah pelaksanaan rapat kordinasi se Kecamatan Bontoramba Kabupaten Jeneponto, selasa 20/10/2020.

Dalam agenda tersebut  kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jeneponto Nur Alam Basir dalam arahannya di hadapan para kepala sekolah, menyampaikan beberapa hal penting ditengah masa pandemi covid-19 saat ini yang masih berdampak terhadap  proses pembelajaran secara tatap muka.

Namunpun demikian kata dia Nur Alam “proses pembelajaran terhadap siswa harus tetapa berjalan secara daring atau pembelajaran jarak jauh ( PJJ ). bagaimanapun caranya gunakan dana BOS sesuai petunjuk juknis dana BOS tersebut”lanjut dia.

“Kepala sekolah harus menjadi menejer disekolah masing-masing. Hingga tidak boleh lagi kepala sekolah ada yang mengajar” jelasnya.

Karena kepala sekolah harus banyak tahu  mengatur program kerja disekolahnya masing-masing. Adapun proses belajar mengajar berikan  sepenuhnya pada guru-guru yang ada disekolah masing-masing untuk proses melajar mengajar “imbuhnya.

Dia juga sempat menjelaskan kondisi Kabupaten Jeneponto dalam situasi pademi covid-19, bahwa Kabupaten Jeneponto ini dari 11 Kecamatan ada tiga zona berbeda yakni zona hijau, zona kuning dan zona merah.

Adapun masuk zona hijau yang di maksud yakni dua kecamatan, Kecamatan Rumbia dan Tarowang hingga sesuai persetujuan Bupati dan pihak Kesehatan meberikan uji coba proses pembelajaran secara tatap muka dengan ikut protokol kesehatan yang ketat.

Harus dilakukan, punya jarak bangku dalam ruangan,harus ada air yang mengalir didepan sekolah untuk cuci tangan lengkap dengan sabun handsainetaiser.

Lain halnya bagi khusus sekolah  yang mendapatkan pembangunan  perbaikan rehab DAK tahun anggaran 2020, kami mengimbau kepala sekolah untuk melayani LSM dan wartawan dengan baik untuk menjelaskan apa saja yang di pertanyakan, dan jadikanlah dia mitra kerja yang baik”dengan nada bersahabat”.

Usai acara rapat kordinasi tersebut media online menemui kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jeneponto M. Nur Alam Basir untuk mempertanyakan berapa besaran anggaran pendidikan kabupaten untuk mendapatkan perbaikan rehab tahun anggaran 2020.

Dijelaskan bahwa jumlah sekolah di Kabupaten Jeneponto yang mendapatkan bantuan rehab DAK  secara detail tidak tahu karena ada khusus yang menangani secara langsung”kata Nur Alam.

Namun besaran anggaran secara akumulasi atau keseluruhan dari APBN , Kabupaten Jeneponto  mendapatkan anggaran 2020 sekitar 40 miliar lebih “jelas Nur Alam Basir”.

Penulis : Mahmud Sewang
Editor : Abd. Rahman

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed