oleh

Demonstran Di Jeneponto Tuntut Copot Kepala Dinas Pertanian dan PLt. Kadinsos

TOPIKTERKINI.COM-JENEPONTO-Aliansi Pergerakan Aktivis Mahasiswa kembali turun ke jalan melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Jeneponto. (Senin, 02/11/2020).

Demonstran yang berjumlah puluhan orang ini menuntut beberapa hal seperti usut tuntas dugaan penyelundupan pupuk bersubsidi asal Jeneponto.
“Kami mendesak kepada aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dugaan penyelundupan pupuk bersubsidi untuk Kabupaten Jeneponto yang akan dijual di Kabupaten Gowa kurang lebih 300 zak/15.000 kg (1,5 ton) dan menyelidiki dugaan keterlibatan elit birokrasi dengan menerapkan UU Darurat No.7 Tahun 1955 dan Undang-Undang Pelindungan hak konsumen.” Ujar Alim Bahri Katua Fraksi Revolusi Keadilan.

Alim Bahri pun dalam orasinya meminta kepada Bupati Jeneponto agar mencopot Kepala Dinas Pertanian Jeneponto karena dianggap gagal dalam memimpin instansinya.
“Kemudian kami meminta kepada bupati agar mencopot Kepala Dinas Pertanian Jeneponto karena diduga telah gagal memimpin OPD tersebut yang hingga menghadirkan berbagai persoalan krusial diantaranya persediaan bibit yang lamban hingga soal penyelendupan pupuk ke Kabupaten Gowa dan penyelendupan bibit Ke Kabupaten Bone yang selanjutnya insedent tersebut berpotensi merugikan daerah dan kaum petani di Kabupaten Jeneponto”. Teriaknya menggunakan pengeras suara.

Tidak hanya menyoroti Dinas pertanian, para demonstran ini juga menyoroti Dinas Sosial Kabupaten Jeneponto karena menganggap masih banyak KPM yang belum menikmati bantuan dengan alasan yang dianggap tidak logis.
“Selanjutnya kami mendesak kepada Bupati Jeneponto untuk mencopot Plt.Kepala Dinas Sosial Jeneponto dan mengevaluasi pendamping TKSK/BPNT Jeneponto karena kami anggap tidak mampu menuntaskan berbagai masalah pendistribusian bansos dan masih terdapatnya masyarakat yang notabene terdafatar sebagai KPM tapi hingga kini belum menikmati bantuan tersebut dengan alibi yang tidak logis” terang Ketua Fraksi Revolusi Keadalian ini.(***)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed