oleh

Di Hari Pahlawan, Ketua DPD GMNI Sumut Tekankan Milenial harus mampu Menjadi Pahlawan-Pahlawan Pendidikan Masa Kini

TOPIKTERKINI-MEDAN-Memperingati hari pahlawan ditengah pandemi Covid-19 tepatnya 10 November 2020 kali ini kita tidak bisa memeriahkanya dengan menggelar seremoni dengan berkumpulan bersama rekan-rekan dan kerabat kita. Rabu 11/11/2020.

Hal ini disampaikan Paulus Gulö.SH ketua Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesi atau disingkat DPD GMNI Sumut,

Menyampaikan,” Memperingatan Hari Pahlawan setiap tahunnya, kesempatan ini bisa kita manfaatkan sebagai momentum untuk merefleksikan makna Hari Pahlawan itu sendiri dalam diri kita masing-masing”, Ungkap Paulus.

Lanjutnya, Di tengah situasi dan kondisi yang rumit sekarang, hendaklah kita merefleksikan dari pribadi kita yang paling dalam apa sebenarnya makna Hari Pahlawan ini. Beberapa orang mungkin menemukan artian tersendiri, namun ketua DPD GMNI SUMUT mempunyai pandangan tersendiri ditahun 2020 ini khususnya tentang Pahlawan Pendidikan yang diresonansikan dengan program Kampus Merdeka,

” Gagasan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim. Dan tidak luput juga bahwa dengan Pandemi COVID 19 ini membuat kita sadar bahwa kita memerlukan suatu tatanan pendidikan yang lebih progresif dan revolusioner, yang bukan hanya sekedar slogan belaka. Dengan apakah mewujudkan tatanan pendidikan yang lebih progresif dan revolusioner ini? Ya dengan menciptakan Pahlawan-Pahlawan Pendidikan di Zaman sekarang !, Pribadi saya selalu percaya bahwa semua orang bisa menjadi “Pahlawan” dengan jalan atau aksinya masing-masing, mulai dari lingkup terkecil hingga terbesar dan Dalam konteks ini khususnya Pendidikan. Tuturnya Ketua DPD GMNI Sumut itu dengan Nada semangat.

Dalam realitas pelaksanaan pendidikan kita sekarang masih terdapat banyak sekali problematika, mulai dari yang paling kecil misalnya kesulitan guru dan murid dalam menjalankan sistem pembelajaran online di tengah Pandemi ini, hingga permasalahan yang dinilai kontroversial misalnya Kasus Pengekangan Hak Mahasiswa untuk Bersuara dan mengemukakan Pendapat yang mana sangat kontradiktif dengan gagasan program Kampus Merdeka tersebut.

Dalam momentum Hari Pahlawan tahun 2020 ini, hendaknya kita jadikan renungan agar kita semua, khususnya PEMUDA , saya tekankan PEMUDA ! agar kita bergotong royong memberikan dan pastinya merealisasikan solusi-solusi terhadap problematika (Pendidikan) ini. Para Pemuda harus bertekad menjadi “Pahlawan” dengan jalannya masing-masing, dimulai dari menjadi “Pahlawan bagi orang di sekitar kita, dan niscaya kelak akan menjadi “Pahlawan” bagi orang banyak. Karena seiring tantangan Zaman, Generasi Milenial harus lebih gencar melahirkan Pahlawan-Pahlawan Pendidikan Jaman Now !, Tutup Bung Paulus Gulo, Ketua DPD GMNI SUMUT.
(Arifin L)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed