oleh

Adik Oknum Anggota DPRD Jeneponto di Lapor Polisi, Sudirman Sijaya: Itu Laporan Keterangan Palsu

TOPIKTERKINI.COM – JENEPONTO | Dugaan tindakan penganiayaan yang dilaporkan Saitu bin Masseng, paman korban dialamatkan ke Izbar dianggap tidak benar dan palsu.

Hal tersebut disampaikan oleh Sudirman Sijaya selaku keluarga Korban, Bahwa laporan Saitu sangatlah tidak benar dan terdapat dugaan keterangan palsu didalamnya.

“Terlapor dan keluarga tidak menerima atas tuduhan dan tindakan penganiayaan yang dilaporkan oleh Saitu, Saya mengganggap itu tidak benar dan keterangan palsu,” ujar Sudirman, Selasa (18/11/2020).

Dia menjelaskan, M.Izbar (18) pada saat kejadian penebasan oknum anggota DPRD Jeneponto, Jusri dari partai berkarya, ada sesorang dilokasi tempat kejadian perkara (TKP) masing-masing melerai.

“Jadi kedua belah pihak ada memang, tapi hanya melerai dan tidak ada tindakan kekerasan yang dilakukan M Isbar, seperti yang dilaporkan oleh Saitu,” tukasnya

Sudirman berujar, atas kejadian itu terdapat beberapa saksi kejadian yang siap memberikan keterangan, bahwa adik oknum anggota DPRD Jeneponto, sama sekali tidak melakukan penganiayaan.

“Ada puluhan saksi-saksi yang melihat,  di lokasi tempat kejadian. Dan sungguh tidak benar jika dikatakan M.Izbar melakukan penganiayaan karena dipegang banyak orang. Banyak yang mau jadi saksi,” sebutnya

Keluarga terlapor curiga, Saitu itu diduga ekting dan mengarang cerita, mengapa.? Ada yang aneh dan jadi bahan tertawaan karena jika di rumah tangannya tidak diperban lain halnya kalau keluar rumah.

“Pelapor ini mengaku mendapat dugaan penganiayaan, tapi faktanya ada yang aneh. Kalau dirumahnya tangannya tidak diperban, tapi kalau keluar rumah dia ikat sambil diperban tangannya. Jadi saya curiga dia ekting,” katanya

Ia menambahkan, pihaknya juga akan melaporkan Saitu atas dugaan laporan keterangan palsu ke Mapolres Jeneponto.”Kami juga akan melaporkan Saitu ke Polisi,”tutupnya

Kasubbag Humas Polres Jeneponto AKP Syahrul mengatakan Saitu bin masseng, benar melapor di Mapolres Jeneponto, dugaan penganiayaan. Dia bilang, terduga pelaku M. Izbar.

“Benar yang merasa korban sudah melapor. Penyidik saat ini sedang melakukan proses penyelidikan, setelah melalui proses pemeriksaan pelapor dan saksi-saksi,” sebutnya.

Penulis : Andi Burhanuddin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed