oleh

Karang Taruna Bontomanai bersama Karang Taruna Anrang gelar Dialog dan Deklarasi Pilkada Berintegritas

TOPIKTERKINI.COM – BULUKUMBA | Dialog dan Deklarasi Pilkada berintegritas yang digelar oleh Karang Taruna Desa Bontomanai bersama Karang Taruna Desa Anrang yang dimulai dengan pembacaan Ayat suci Al-Quran, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan mars Karang Taruna. berlangsung di gerasi ilmu kerenisme Bontomanai, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba. Sabtu malam (25/12/2020).

Kegiatan ini hadir pula Ketua Karang Taruna Kecamatan Rilau Ale serta perwakilan KT sekacamatan Rilau Ale, Dialog yang bertemakan Pilkada Bulukumba 2020 yang Berintegritas menghadirkan tiga orang pemateri salah satunya Panitia Pengawaran Pemilu (Panwascam) Rilau Ale Farman S Pd, serta Aktivis Pemuda Pemerhati Demokrasi Rini Asriani, serta Pembicara tentang bagaimana pilkada aman dengan ancaman Covid-19, Dr Muh Iyas Nurdin S.

Iyas juga mengatakan pentingnya menjaga kesejahtan di masa pandemi, juga pentingnya mematuhi protokol kesehatan dalam melaksanakan pilkada tahun 2020 nanti.

“mematuhi protokoler kesehatan sangat penting karena kita tidak tau siapa yang terjangkit atau tidak, bisa jadi ada orang yang sehat dan tanpa gejala yang bertemu orang lain yang sistem imunnya lebih rendah maka ia akan tertular. Itulah sebabnya kita harus tetap memakai masker, jaga jarak dan selalu mencuci tangan. Penanganan Pandemi ini juga masih ambigu sehingga kesadaran untuk pencegahannya begitu penting.” Bebernya.

Rini Yang juga salah satu Mahasiswa di UIN Alauddin makassar menyinggung peran peserta dialog soal Posisi Pemuda dalam menghadapi pesta politik tahun 2020

“barangkali pemuda dianggap belum memiliki peran yang begitu penting oleh orang yang lebih dewasa dalam dunia politik sehingga pemuda harus lebih menunjukkan eksistensinya bahwa pemuda juga bisa melakukan hal-hal yang perpengaruh baik dalam perpolitikan. Pemuda harus bisa dan harus menunjukkan kegiatan-kegiatan positif.” Ungkapnya.

lebih lanjut dikatakan untuk fokus membahas kepemudaan dan memantik agar pemuda yang memiliki fisik lebih kuat dan semangat yang lebih besar agar ikut berperan dalam kontekstasi politik yang berintegritas serta jauh dari Politik Uang.

Selanjutnya Farman S Pd yang mewakili Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan Rilau Ale juga dimandat membawakan narasi untuk memantik peserta dialog. Posisi Farman pada kegiatan ini sangat urgen karena dialog kali ini bertajuk Pemilu Berintegritas. Pemuda harus mampu mengedukasi masyarakat dalam hal kepemiluan. Resiko pelanggaran pemilu begitu besar dan melalui dialog ini sangat besar harapan bahwa pemuda bisa menyampaikan dan mengedukasi masyarakat untuk tidak melakukan pelanggaran.

Laporan: Andi Burhanuddin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed