oleh

TA-PMD Gusit diduga kangkangi UU No 14 tahun 2008 Dan Tupoksinya didesa Ononamolo I Lot

TOPIKTERKINI-GUNUNGSITOLI-Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Desa (TA-PMD) yang bertugas dikota Gunungsitoli dalam pernyataanya saat menjelaska kepada masyarakat Ononamolo I Lot dan LSM yang mendatangi kantor P3MD diduga Kangkangi Undang-undang No 14 tahun 2008 tentang Keterbukan Informasi publik dan Tupoksi perkerjaanya Di desa Ononamolo I Lot. Selasa 08/12/2020.

Menurut penjelasan Asafati Gea TA-PMD menyampaikan ditengah-tengah masyarakat Desa Ononamolo I Lot berserta LSM,

Foto : Saat Masyarakat desa Ononamolo I Lot bersama LSM dan PERS dikantor Satker P3MD yang berada dikota Gunungsitoli tepatnya di area jalan makam pahlawan di sekitar desa mudik.

” Kami disini secara tupoksi perkerjaan kami tidak mempunyai hak membalas surat laporan yang masuk ke kantor kami”, Cetusnya Asafati Gea sebagai TA-PMD yang diduga membatasi informasi terkait persoalan didesa Ononamolo I lot yang jelas-jelas adalah tupoksinya dalam pendampingan khususnya dalam memberikan informasi

Hal ini ditangapi Samabudi Zendrate Skretaris LSM NCW menyatakan, Pernyataan TA-PMD diduga kangkangi Undang-Undang keterbukan Informasi Publik,

” Pernyataan Asafati Gea Sebagai TA-PMD sudah melanggar Undang-undang No 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan informasi Publik dan Standar Operasional dan Prosedur (SOP) ” Pembinaan Dan Pengendalian Tenaga Pendamping Profesional Tahun 2016 Khususnya pada B II Tugas Pokok Dan Fungsi pada bagian (J) poin ke Delapan (8) Pada halaman 15 tentang Tupoksi pendampingan TA-PMD dalam Fasilitasi pengembangan media informasi desa untuk masyarakat desa”, Kata Samabudi

Lanjutnya, ” Artinya Adanya sistem informasi desa yang mudah diakses oleh masyarakat desa dalam hal ini Masayarakat memperoleh informasi yang memadai tentang kegiatan pembangunan di desa yang sampai saat ini diduga belum dilaksanaka didesa Ononamolo I Lot”, Cetusnya Skretaris mengakhiri

Hal yang senada juga disampai salah satu masyarakat desa Ononamolo I Lot yang tidak mau mengsebutkan namanya berinisial EZ menyampaikan,

” Sampai saat ini pihak desa kami tidak mempunyai ketransparanan dalam kegiatan Dana desa sehinga terjadi tanda tanya besar didalam desa kami setiap mengabil keputusan atau membetuikan informasi dalam kegiatan Dana desa “, Ungkapnya.

Lanjutnya, ” Kami menduga Satker khusus TA-PMD Gunungsitoli tidak serius melaksanakan tugas tupoksinya khususnya didesa kami, karena ketika kami surati Satker terkait yang terjadi didesa kami pihak TA-PMD terkesan lepas tangan”, Paparnya berinisial EZ mengakhiri.

Atas tidakan ini TA-PMD kota Gunungsitoli Diduga kangkangi undang-undang No 14 tentang keterbukaan informasi publik terhadap laporan masyarakat melalui salah satu LSM itu. (E85)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed