oleh

GMNI Tagih Janji Kapoldasu Ihwal Pemberantasan kejahatan di SUMUT

TOPIKTERKINI-MEDAN-Akhir-akhir ini berbagai tindak pidana kejahatan semakin marak di SUMUT. Pencurian, peredaran narkoba hingga perjudian seakan tak terbendung, bahkan di tengah pandemic Covid-19 ini. Berbagai daerah disorot mulai dari Medan, Binjai, Deli Serdang sampai ke Humbang Hasundutan Dan lainnya.

DPD GMNI Sumatera Utara menagih janji Kapolda Sumatera Utara Martuani Sormin Siregar yang berkomitmen memberantas judi dan narkoba di Sumatera Utara dengan jargon “tidak ada tempat bagi penjahat di Sumatera Utara”.

GMNI menilai, Polda Sumut diduga tidak serius mengeksekusi program tersebut. Di Wilayah hukum Labuhan Batu misalnya, justru diduga petugas yang kepergok warga bermain narkoba.

Ketua DPD GMNI Sumatera Utara Paulus PG mengatakan sedih melihat tindak pidana kejahatan yang justru dibekingi oknum aparat. Sehingga jargon “tidak ada tempat bagi penjahat di Sumatra Utara hanya sebatas jargon.

“Saya sangat perihatin melihat kondisi menjamurnya tempat perjudian di Sumatera Utara dari yang terkecil hingga yang terbesar. Sebagian besar diduga dibekingi oknum aparat. Kan tidak susah? media memberitakan tempat perjudian terbesar di SUMUT bertempat di marelan pasar 7 kelurahan manunggal kecamatan labuhan deli kabupaten deli serdang Provinsi Sumatera Utara. Gimana mau menutup yang besar? Yang kecil saja pun semakin menjamur dan tidak bisa ditertibkan”. ucap Paulus dengan nada kesal.

Paulus berharap Polda Sumatera Utara segera melakukan penindakan. Terutama kepada oknum aparat yang diduga terlibat, sehingga citra kepolisian kembali membaik di mata masyarakat.

“Saya mengharapkan Pak Kapolda segera menindak para pelaku kejahatan di wilayah hukum Sumatera Utara. Agar institusi kepolisian kembali dicintai masyarakat”. Imbuh Paulus mengakhiri. (Tim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed