oleh

Diduga lakukan transaksi “Ilegal” di Tengah Malam, Exoh Somasi Seluruh SPBU di Konut

TOPIKTERKINI.COM – KONUT | Kelangkaan BBM Subsidi di wilayah kabupaten Konawe utara diduga sengaja dilakukan oleh pihak SPBU, Pasalnya menurut pengamatan Explor Anoa Oheo bahwa, penyebab kelangkaan BBM Subsidi di Kabupaten Konawe Utara diduga keras ada yang melakukan penimbunan pada malam hari yang tujuannya untuk dijual diluar kabupaten konawe utara

Menanggapi hal tersebut, Pihak Explor Anoa Oheo ( Exoh ) melayangkan somasi kepada kepada seluruh SPBU yang ada di daerah konawe utara

Adapun isi Somasi yang ditujukan kepada Bupati Konawe Utara, DPRD Konut, Kapolres Konawe Utara, Dinas PTSP konut dan SPBU se Kabupaten konawe utara berbunyi:

Sehubungan dengan kesengajaan kelangkaan BBM subsidi yang di mainkan oleh pihak SPBU di wilayah Kabupaten Konawe Utara Provinsi Sulawesi Tenggara merupakan kebutuhan yang sangat meresahkan, dengan motif rasa legal, pahit tak terbendung.

PERMASALAHAN :

Dengan dalih Selembar rekomendasi yang di terbitkan oleh pemerintah yang isinya melegalkan pengambilan, penimbunan, pengangkutan, dan penjualan BBM bersubsidi menggunakan jerigen yang pada kenyataannya di gunakan mengambil BBM di luar jam kerja tepatnya pada jam tengah malam. Motif ilegal, di legalkan bahkan tidak tercium oleh penegak hukum terutama Polsek setempat.

Kasus pada SPBU belalo lasolo, pengantri pemilik rekomendasi ( Mafia migas ) modus legal, beroperasi malam hari di luar jam kerja SPBU, menampung BBM yang di duga menyalurkan atau menjual BBM di wilayah luar konut dengan harga yang fantastis.

Dalam seminggu ( Selasa, Kamis, Minggu ), jika SPBU belalo mendapatkan quota 48 ton, yang tersisa di jual pada jam hari kerja di taksir hanya sekitar 2 ton dalam seminggu. Wajar jika pengantrian pagi BBM terkuras hanya sampai jam 9 pagi habis.

WARNING :

Kejadian semalam ( 11 Maret 2021 jam 10 malam ) kondusif dengan pengaturan 16 ton bensin di jual pagi tadi sekitar 4 ton habis siang. Sisa nya 12 ton Wallahu alam mau di apakan. Mohon yang berkompeten seluruh yang terkait, mengincar malam ini.

CATATAN :

Tidak perlu melarang jika melihat realita kehidupan ekonomi rakyat kecil, bahkan bila perlu lawan undang-undang demi kelas botol pengecer. Solusi yang di butuhkan adalah pengaturan demi kelancaran keadilan dan pemerataan mendapatkan BBM subsidi.

Penegak hukum wilayah Polsek masing-masing, bekerja lah dengan mengedepankan rasa kekeluargaan, agar masyarakat di sekitar menghormati dan bisa percaya.

lasolo 12 Maret 2021
Tertanda,
Explor Anoa Oheo ( Exoh ): Ashari. S.Sos

Laporan: Endran

Komentar

News Feed