oleh

Dari Kesepakatan Tata Guna Lahan, Antar Boyomoute Sebagai Kampung Iklim

TOPIKTERKINI.Com,BANGGAI KEPULAUAN – Prestasi yang diraih Desa Boyomoute, Kecamatan Liang, Banggai Kepulauan, Sulteng, yang memperoleh sertifikat Program Kampung Iklim dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), tentunya tidak lepas dari peran berbagai pihak, salah satunya adalah Perkumpulan Salanggar.

Bemula dari kesepakatan penataan lahan desa di 2018 oleh Desa Boyomoute dan Desa Balayon yang difasilitasi oleh Perkumpulan Salanggar. Dua bertetangga itu melahirkan kesepakatan zonasi desa. Penetapan zonasi desa disesuaikan dengan  kondisi geografis di wilayah desa masing masing.

Pengurus Perkumpulan Salanggar Ellyas Palalas menyampaikan, kesepakatan tata guna lahan desa dan zonasi desa dibagi berdasarkan peruntukan dan fungsi. Mulai dari wilayah daerah tangkapan air, kawasan hutan hutan mangrove, lamun dan terumbu karang ditetapkan sebagai zona lindung desa. Sedangkan wilayah yang berpotensi sumber pertanian dan perkebunan, ditetapkan sebagai zona produksi. Sementara wilayah pemukiman dan fasilitas umum ditetapkan sebagai zona non-produksi.

“setiap zona memiliki program dan kegiatan pendukung, seperti aksi perlindungan daerah tangkapan air, penyadartahuan tentang spesies penting dan endemisitasnya, serta upaya penyulaman untuk memulihkan ekosistem yang rusak dengan cara menanaman pohon” kata Ellyas

BACA : Pertama di Sulteng, Desa Boyomoute Sabet Sertifikat Program Kampung Iklim

Berbagai gerakan dan program tersebut mendapat respon dari Pemerintah Daerah Banggai Kepulauan, melalui Dinas Lingkungan Hidup mengusulkan Desa Bayoumote sebagai sasaran Proklim Nasional, usulan tersebut Kementrian KLHK memberikan sertifikat Proklim 2020 untuk Desa Boyomoute.

“diterimanya sertifikat Proklim, diharapkan warga desa semakin bergerak untuk lebih berperan aktif dalam pengelolaan sumber daya alam yang telah tergagas” pesan Ellyas

Berkat sertifikat Proklim kata Ellyas, Desa Boyomoute kini dapat dijuluki sebagai desa lestari. Dengan julukan itu diharapkan tidak saja mendukung keberlangsungan sumber kenghidupan warga, tetapi juga memberikan kemampuan mitigasi warga terhadap kerentanan bencana.

Kepala Desa Boyomoute, Kecamataan Liang, Ety Diamo mengucapkan terimakasih kepada Kementrian KLHK yang telah memberikan Sertifikat Program Kampung Iklim, hal ini juga tidak lepas dari berbagai pihak sehinga desa yang di pimpinya itu meraih prestasi baik.

“melalui kerjasama masyarakat dan pemerintah desa, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banggai Kepulauan dan Kesatauan Pengelolaan Hutan (KPH) Pulau Peling, berkolaborasi meneruskan inisiasi kesepakatan tata guna lahan dan pengelolaan sumberdaya alam” ujarnya.

Kesepakatan Zonasi Desa antara Desa Boyomoute dan Desa Balayon, tambah Ety tidak hanya melahirkan tata guna lahan, tapi juga bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat desa guna menjaga kelestarian alam serta mendukung pengembangan kegiatan ekonomi masyarakat berkelanjutan.

“jika alam kita jaga, maka alam juga akan menjaga kita” tandasnya

Liputan: Amad Labino

Komentar

News Feed