oleh

Fasilitas Lampu Sport Centre Pantai Seruni Disorot Warga

TOPIKterkini.com–Bantaeng: Dua lapangan olahraga yang terletak dibatas kelurahan Tappanjeng dan Pallantikang jadi sorotan warga Jln Mawar, kelurahan Pallantikang Kecamatan Bantaeng Arifuddin, hal ini disampaikan kepada pewarta, Senin 22/3/2021.

“Selama masa pandemi, lampu penerangan kedua lapangan itu tidak pernah lagi difungsikan” kata Arifuddin yang ditemui pewarta di lapangan Basket area Sport centre Pantai Serun.

Selain penerangan lapangan di Sport Centre, Arifuddin juga menyayangkan lampu penerangan yang terdapat di lapangan Volly dan futsal kelurahan Tappanjeng, selain tidak menyala pohon disekitarnya juga sudah menutupi cahaya lampu.

“Lapangan Volly itu kadang lampunya menyala satu dari enam unit lampu, itupun nyalanya terhalangi pohon” tutur Arifuddin yang akrab disapa Pappi ini. Lampu penerangan kedua lapangan itu sudah tidak berfungsi dengan baik sehingga pasangan muda mudi yang nongkrong disitu diduga berbuat mesum,

Dua lapangan olahraga yang terletak dibatas kelurahan Tappanjeng dan Pallantikang diduga dijadikan tempat berbuat maksiat. Hal ini dikatakan warga Jln Mawar, kelurahan Pallantikang Kecamatan Bantaeng Arifuddin, kepada pewarta, Senin 22/3/2021.

“Selama masa pandemi, lampu penerangan kedua lapangan itu tidak pernah lagi difungsikan” kata Arifuddin yang ditemui pewarta di lapangan Basket area Sport centre Pantai Seruni, Senin 22/3/2021.

Selain penerangan lapangan di Sport Centre dia juga menyayangkan lampu penerangan yang terdapat di lapangan Volly dan futsal kelurahan Tappanjeng.

“Lapangan Volly itu kadang lampunya menyala satu dari 6 (enam) unit lampu, itupun nyalanya terhalangi pohon” tutur Arifuddin yang akrab disapa Pappi ini. Lampu penerangan kedua lapangan itu sudah tidak berfungsi dengan baik sehingga pasangan muda mudi yang nongkrong disitu diduga berbuat maksiat, tambahnya.

Saharuddin salah seorang pedagang minuman disekitar sport centre juga keluhkan lampu penerangan yang tidak lagi difungsikan itu salah satu penyebab turunnya omset penjualan pedagang kaki lima yang berdagang disekitar lapangan itu.

“Selama lampu itu tidak menyala, pemain basket tidak ada lagi yang latihan malam, karena gelap” ucap Saha, yang banyak duduk disekitar lapangan biasanya adalah pasangan muda mudi.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Faisal, S.STP. yang dikonfirmasi via ponselnya, akui permasalahan lampu khusus dilapangan basket dia telah melakukan koordinasi dengan tenaga teknis dinas lingkungan hidup.

“lampu yang dilapangan basket sport centre kami sudah siapkan materialnya, kendala kami masalah teknis pemasangannya kami minta bantuan dinas lingkungan hidup” kata Faisal, dan kami upayakan secepatnya dibenahi sebelum bulan Ramadhan, tambahnya.

Menurut Faisal, Soal lampu penerangan dilapangan volly Tappanjeng itu kewenangan dinas lingkungan hidup, pungkas Faisal.

Laporan : Armin

Komentar

News Feed