oleh

GRADSI SULSEL Akan Menggelar Aksi di Mapolda dan Kejati Terkait Pembangunan Rest Area Jeneponto

TOPIKTERKINI.COM – MAKASSAR | Gerakakan pemuda dan Mahasiswa Sulawesi Selatan (GRADSI SULSEL) berencana menggelar Aksi Unjuk Rasa di mapolda Sulsel, dan kejaksaan tinggi sulawesi selatan terkait Dugaan indikasi korupsi pembangunan Rest Area di kab. Jeneponto.

Perlu diketahui bahwa proyek pembangunan Rest Area kab. Jeneponto dengan Anggaran APBD T.A 2020 sebesar Rp.10.642.051.849.03 yang dikejakan oleh PT. Sahabat karya sejati yang diduga milik H.karaeng Aco yg merupakan kerabat Nurdin Abdullah.

Endhy selaku jendral lapangan GRADASI SULSEL. Gerakan pemuda dan mahasiswa sulsel mengatakan bahwa dugaan korupsi proyek Rest Area di Kabupaten Jeneponto yang disebutnya dikendalikan dan diatur oleh lingkup keluarga Nurdin Abdullah.

Yang lebih parah lagi, katanya, rest area Jeneponto menghabiskan uang yang tidak sedikit namun status lahan belum merupakan milik pemprov karena pemkab belum menyerahkan.

“Milik pemda tapi dibangun oleh tingkat satu. Jangan asal. Jangan menggampangkan semua hal, dan lebih ironisnya lagi Pembangunan Rest Area kab. Jeneponto dibangun di tempat kering serta rest area tersebut dibangun ditempat yg tidak strategis alias diatas bukit ini kan lucu, tutur Endhy

Olehnya Itu kami dari GRADASI SULSEL (gerakan pemuda dan mahasiswa sulsel) bakal melakukan Aksi Unjuk rasa pada hari Rabu 16 Juni 2021 di Polda dan kejaksaan meminta kepada pihak penegak hukum untuk segara mengatensi persoalan tersebut dan meminta agar kasus ini segera di limpahkan ke komisi pemberantasan korupsi KPK.

Karna menurut hasil investigasi kami dilapangan indikasi korupsinya sangat jelas mengingat dari awal mulai dari perencanaan hingga proses tender dan kami duga kuat ada keterliban Nurdin Abdullah mengingat H.Kr, Aco selaku pemenang tender merupakan kerabat dekat Nurdin Abdullah. Tutup Endhy.

Laporan: Erank

Komentar

News Feed