oleh

Ajiep Padindang Gelar Seminar Empat Pilar Kebangsaan di Kota Makassar

TOPIKTERKINI.COM – MAKASSAR | Anggota MPR RI Dr.H.Ajiep Padindang, SE.,MM., melaksanakan rangkaian Seminar Empat Pilar Kebangsaan MPR RI di Kota Makassar, di dua tempat yang berbeda dengan tema yang berbeda. Seminar pertama dengan mengangkat Tema “Penguatan Koperasi dan UMKM Menuju Ketahanan Ekonomi Nasional”, tema kedua “Penguatan Kelembagaan Masyarakat Berbasis Kelurahan menuju Ketahanan Bangsa”. Seminar tersebut dilaksanakan (02/07/2021).

Ajiep Padindang Gelar Seminar Empat Pilar Kebangsaan di Kota MakassarTema pertama “Penguatan Koperasi dan UMKM Menuju Ketahanan Ekonomi Nasional”, dilaksanakan bekerjasama dengan DEKOPINDA Kota Makassar digelar di Aula Gedung Pasca Sarjana STIE AMKOP Kota Makassar, dilaksanakan sejak pagi hari dan berakhir pukul 11.30 Wita.

Selain Anggota MPR RI Dr.H.Ajiep Padindang, SE.,MM., dihadiri juga Dr. Abdul Talib Mustafa, M.Si. (Akademisi) sebagai Nara Sumber kedua, Pengurus Dekopinda Kota Makassar, Dosen dan Mahasiswa STIE AMKOP yang berjumlah 150 orang. Seminar dilaksanakan dengan standar protokol kesehatan.

Ajiep Padindang mengulas Materi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI dan Kebijakan Pengembangan Koperasi Dalam Kerangka Pemulihan Ekonomi Nasional. Terkait pengembangan koperasi, Anggota MPR RI dari Unsur Kelompok DPD RI berpesan, koperasi perlu perlu meningkatkan kualitas SDM dan lebih adaptif terhadap perkembangan teknololgi. “Perlunya meningkatkan SDM Perkoperasian dan Pengembangan Model Bisnis Koperasi dengan memanfaatkan Teknologi melalui Digitalisasi Koperasi” kata Anggota MPR RI bergelar Doktor tersebut.

Nara sumber kedua, Talib Mustafa, banyak menyinggung tantangan dan peluang Perkoperasian di Kota Makassar, khususnya setelah berlakunya Undang-Undang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah turunanannya.

Setelah kedua narasumber menyajikan materinya, acara dilanjutkan dengan tanya jawab dan diskusi seputar Empat Pilar Kebangsaan dan Perkoperasian.Setelahnya, Seminar ditutup oleh Anggota MPR RI.

Penguatan Kelembagaan Masyarakat

Sementara Seminar Empat Pilar Kebangsaan MPR RI yang kedua dilaksanakan di Lantai 5 Aula Popeye Café & Resto Jl. AR Hakim Kota Makassar, berlangsung siang sampai sore hari. Dengan tema “Penguatan Kelembagaan Masyarakat Berbasis Kelurahan menuju Ketahanan Bangsa”. Seminar dilaksanakan bekerjasama dengan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Sulawesi Selatan (LEPMASS).

Peserta seminar yang berjumlah 150 orang berasal dari unsur tokoh masyarakat di empat kecamatan di Kota Makassar yakni Kec. Tallo, Bontoala, Wajo, dan Ujung Tanah dengan menerapkan standar protokol kesehatan.

Nara sumber utama, Anggota MPR RI Dr.H.Ajiep Padindang, SE.,MM., nara sumber kedua Dr. Nurlina Syahrir, M.Hum. (Akademisi UNM) dengan moderator Dra. Hj. Saenab (aktifis perempuan) Kec. Tallo.

Di hadapan peserta sebelum membuka acara, Anggota MPR RI dari Kelompok DPD RI, Ajiep Padindang menyampaikan bahwa Seminar Empat Pilar Kebangsaan MPR RI adalah program MPR RI untuk memasyarakatkan Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Seminar Kebangsaan ini dimaksudkan untuk mendorong, memotivasi masyarakat melalui tokoh-tokohnya agar senantiasa menghayati dan mengamalkan nilai-nilai kebangsaan”, kata Ajiep Padindang yang pernah menjabat Anggota DPRD Sulsel empat periode.Seminar ini juga dimaksudkan untuk memperoleh masukan masyarakat terkait Empat Pilar Kebangsaan, dan Penguatan Kelembagaan Masyarakat demi Ketahanan Nasional Bangsa.

Sebelum membahas Penguatan Kelembagaan Masyarakat, Ajiep Padindang terlebih dahulu mengulas materi Empat Pilar Kebangsaan yakni; Pancasila sebagai Dasar dan Ideologi Negara, UUD NRI Tahun 1945 sebagai Konstitusi Negara, NKRI sebagai bentuk Negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan Negara.

Salah satu yang menarik dari pantauan awak media dari penjabaran ke lima sila Pancasila yaitu Sila Persatuan Indonesia. Seperti maraknya pertikaian kelompok di masyarakat, Ajiep mengajak dengan istilah “Abbulo Sibatang”.

“Mari kita implementasikan sila ke tiga, kita bersatu Abbulo sibatang, baik bersatu di rumah tangga, bertetangga maupun di masyarakat,” ajak Ajiep disambut aplaus peserta seminar.

Sementara itu Dr. Nurlina Syahrir, M.Hum, membahas bagaimana Membudayakan Nilai-Nilai Pancasila Berbasis keluarga. Dia mengupas salah satu sila dari pancasila, terkaitan keadilan, seperti mencontohnya di dalam keluarga.

Menurutnya, seperti tingkat perceraian yang marak terjadi. Sesungguhnya menjadi sesuatu yang tidak baik bagi “kita” perempuan. Mengapa hal itu bisa terjadi, karena biasanya “image: Si Ibu sudah berpenghasilan lebih dari pasangannya, relasi komunitas ataupun berperasaan bahwa apa yang dilakukan kaum laki-laki pun bisa dia lakukan.

“Ingat, kita ini orang Sulawesi selatan yang punya budaya “siri na pace”, apapun yang kita sudah raih di luar, ketika kembali ke rumah mengambil peran sebagai ibu untuk keluarga,” ujar Nurlina yang juga dikenal sebagai koreografer yang baru-baru ini mementaskan karyanya dengan judul Refocusing.

Usai penyampaian materi Seminar Empat Pular Kebangsaan, dilanjutkan dengan tanya jawab dan diskusi yang berlangsung secara kekeluargaan. Setelah sesi tanya jawab selesai, Seminar ditutup oleh Anggota MPR RI.

Laporan: Rachim Kallo

Komentar

News Feed