oleh

Akibat Luapan Air Sungai Manyampa, Puluhan Hektar Lahan Pertanian Warga Terancam Gagal Panen

TOPIKTERKINI.COM – BULUKUMBA | Puluhan hektar lahan pertanian di Desa Mannyampa Kecamatan Ujung Loe Kabupaten Bulukumba Sulawesi Selatan terancam gagal panen karena luapan air sungai Mannyampa yang mengenangi lahan pertanian warga akibat tumpukan sampah yang membendung aliran sungai sepanjang 200 meter

Informasi yang diterima oleh Topikterkini.com bahwa akibat dari genangan air dari sungai Mannyampa mengakibatkan puluhan hektar lahan pertanian warga tergenang dan di kawatirkan gagal panen

Salah seorang sumber yang dikonfirmasi via telepon Sabtu (10/9/2021) mengaku bahwa terkait luapan air dari sungai Mannyampa sudah menjadi langganan khusus bagi para petani.

Namun, pihaknya sangat menyayangkan kinerja pemerintah desa Mannyampa yang hingga saat ini belum ada titik terang untuk keluar dari masalah tersebut,” katanya.

“ia ada puluhan hektar lahan pertanian warga yang terendam air, dan diduga akan gagal panen akibat dari luapan air sungai Mannyampa”Tuturnya

Akibat Luapan Air Sungai Manyampa, Puluhan Hektar Lahan Pertanian Warga Terancam Gagal Panen“Salah satu penyebab terjadinya banjir yang mengenangi lahan pertanian warga adalah banyaknya tumpukan sampah yang yang membendung aliran sungai yang panjangnya mencapai sekitar 200 meter, ” bebernya

Kata sumber yang berinisial P bahwa “kerugian para petani Mannyampa diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah untuk tahun ini”

” Saya sendiri mencapai puluhan juta pak, kalau untuk tahun ini saya perkirakan gagal panen yang biasanya kalau panen mencapai 80 karung per satu kali panen, sedangkan petani lainnya ada tiga dusun saya perkirakan akan mengalami kerugian dengan taksiran ratusan juta rupiah,” tambahnya.

Kepala Desa Mannyampa Abbas Madda yang dikonfirmasi via telepon membenarkan soal adanya peristiwa banjir yang mengenangi persawahan  warganya.

“Ia ada beberapa persawahan hingga kini masih digenangi air akibat hujan yang tidak pernah berhenti, Meski demikian saya benarkan bahwa sebelumnya pernah terjadi luapan akibat banjir dari sungai dan beberapa saluran sudah dilakukan pembersihan sampah melalui kerja bakti bersama kepala Dusun dan warga, Namun sebagian  warga tidak tertib sampahnya dibuang disaluran air.

Disana lengkap ada pintu airnya, ada salurannya, cuma tidak lancar karena banyakmi sampah dibawah.

Terkait upaya pemerintah melalui dinas Pengelolaan sumber daya air (PSDA) Menurut kepala Desa Mannyampa bahwa, sejauh ini pengelohan sumber daya air (PSDA) Kabupaten Bulukumba sudah menganggarkan cukup banyak untuk pembersihannya, ” katanya.

“Hampir setiap tahun dianggarkan oleh PSDA Bulukumba, tahun lalu di anggarkan lagi oleh dinas pengelolaan sumber daya air (PSDA) Bulukumba.

Terkait kerugian petani, kepala Desa Mannyampa Abbas Madda memprediksi bahwa akibat hujan terus- menerus  diperkirakan dari kurang lebih 200 haktar sawah yang terkena dampak dari luapan sungai, kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

” Saya melihat bahwa sebagian besar lebih  banyak yang gagal panen dibanding dengan yang menghasilkan, ” pungkasnya.

Laporan: Andi Burhanuddin

Komentar

News Feed