oleh

Moh.Besar Bantilan : Cipkon Trantibmas Adalah Salah Satu Tugas Kami

Topikterkini.com.Tolitoli – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangspol) Daerah Provinsi Sulawesi Tengah bekerja sama dengan Bakesbangpol Kabupaten Tolitoli, Rabu Pagi (29/9) menyelenggarakan kegiatan peningkatan kewaspadaan masyarakat di perbatasan antar Negara, Propinsi, Kabupaten/Kota yang digelar di Aula Hotel Bumi Harapan Tolitoli.

Kegiatan yang diikuti oleh 36 orang peserta itu dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Tolitoli Moh. Besar Bantilan dan dihadiri oleh anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Tolitoli, Kepala Bidang Kewaspadaan Bakesbangpol Provinsi Sulawesi Tengah Dra. Surya, Msi, Kepala Bakesbangpol Kabupaten Tolitoli Sukirno Larete, SH, Kepala Dinas Perikanan Ir. Gusman, serta Ketua Dewan Adat Kabupaten Tolitoli Drs. Hi. Ibrahim Saudah.

Sebagaimana dilaporkan oleh Kepala Sub. Bidang Kewaspadaan Bakesbangpol Provinsi Sulawesi Tengah Andi Musdalifah, S.Pd, SH.,MSi bahwa kegiatan ini dimaksudkan untuk menyamakan persepsi antara pemerintah daerah Kabupaten Tolitoli dan masyarakat dalam memelihara keamanan dan ketentraman masyarakat (Trantibmas) guna menciptakan stabilitas keamanan di daerah.

Sedangkan tujuannya untuk menunjang dan memelihara kondusifitas keamanan dan ketertiban masyarakat di daerah sekaligus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa guna keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di wilayah Propinsi Sulawesi Tengah khususnya di Kabupaten Tolitoli.

Wakil Bupati Tolitoli Moh. Besar Bantilan saat membuka kegiatan ini mengatakan Pemerintah Daerah Kabupaten Tolitoli tidak bisa lepas dari tanggung jawab menciptakan Kondisi (Cipkon), memelihara keamanan karena salah satu tugas Kepala Daerah adalah memelihara ketenteraman dan ketertiban masyarakat.

Sambung Wabup, soal keamanan dengan  ketenteraman dan ketertiban (Trantibmas) merupakan suatu keterkaitan yang tidak bisa dipisahkan. Selain itu menurutnya secara hirarki organisasi, pemerintah Kabupaten Tolitoli memiliki struktur komando sampai ke tingkat Kecamatan dan Kelurahan / Desa serta pengaruh yang sangat dominan sampai di tingkat kampung.

Sejalan dengan itu, Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdi Mastura dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Moh. Besar Bantilan juga mengatakan dapat dilihat dan rasakan bahwa semua daerah Kabupaten/Kota se-Provinsi Sulawesi Tengah khususnya wilayah perbatasan antar negara memiliki tantangan tersendiri, mengingat perairan laut Sulawesi Tengah sangat luas dan strategis yang merupakan lintasan jalur ekonomi dan perdagangan.

Untuk itu harapnya perlu mendapat perhatian pemerintah secara dini dan cepat, karena bisa menciptakan kerawanan-kerawanan yang pada akhirnya menjadi konflik. Demikian pula halnya tentang meningkatnya persaingan global dan hubungan bilateral yang cenderung dapat mempengaruhi stabilitas nasional, maka perlu kesiapsiagaan terhadap ancaman dan tantangan yang dihadapi.

Para peserta yang tergabung dalam kegiatan ini meliputi seluruh Camat dan Komandan Rayon Militer (Dan Ramil) yang wilayahnya berbatasan langsung dengan negara luar yakni Dampal Utara, Dampal Selatan, Dondo, Dako Pemean dan Tolitoli Utara, unsur Intelijen Polres Tolitoli, Kodim 1305 Buol Tolitoli dan Pangakalan TNI Angkatan Laut, serta unsur Intelijen dari sejumlah Koramil, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta tokoh pemuda.

Sumber: Prokopim Setkab Tolitoli.

Laporan: Andi Iswana

Komentar

News Feed