oleh

Telur Busuk Yang Diterima KPM BPNT Di Desa Ujung Bulu Sudah Diganti

TOPIKTERKINI.COM-JENEPONTO: Terkait adanya sejumlah warga di Desa Ujung Bulu Kecamatan Rumbia Kabupaten Jeneponto mengeluh karena mendapatkan telur yang sudah busuk dari program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) seperti yang diberitakan media ini sebelumnya bahwa: Sejumlah KPM di Desa Ujung Bulu Rumbia Mengaku Menerima Telur Busuk dari Program BPNT.

Kemudian Kepala Dinas Sosial Nirmala Suaib membenarkan adanya Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Ujung Bulu yang menerima telur yang sudah busuk tidak layak konsumsi.

“Berdasarkan hasil pemantauan di lokasi, memang betul ada sejumlah warga di wilayah tersebut yang menerima bantuan paket sembako dari program bantuan BPNT yang diterima dari e-Warung berisi telur tidak layak konsumsi,” kata Nirmala saat di hubungi lewat via WhatsApp oleh Topikterkini.com, Jumat 19/11/21.

Menurut Nirmala, sebelumya pihaknya sudah melakukan sosialisasi agar KPM yang menerima barang yang tidak sesuai segerah dilaporkan ke e-Warung agar langsung di gantikan.

“Selalu ji di sosialisasikan ke KPM untuk menyampaikan ke e-Warung kalau ada barang yang diterima dianggap rusak dan tidak layak konsumsi, agar bisa segerah dilakukan penggantian,” katanya.

Gerak Cepat, Dinas Sosial Kabupaten Jeneponto Gantikan Telur Busuk Yang Diterima KPM BPNT di Desa Ujung Bulu
Ayu Winata Pendaping BPNT Kecamatan Rumbia

Namun permasalahan itu sudah selesai, Pendamping BPNT Kecamatan Rumbia, Ayu Winata Ilham menjelaskan kepada media ini, bahwa pihak penyedia telah menyerahkan telur yang baik sebagai pengganti telur yang sebelumnya dianggap tidak layak konsumsi atau sudah busuk kepada 226 KPM di Desa Ujung Bulu dan Sejumlah Desa lainnya yang melaporkan ada kejadian yang sama.

“Jadi kami yang langsung mengganti kepada 226 KPM di Desa Ujung Bulu di e-Warung Ujung Bulu II Sebanyak 300 Rak, dan penyerahannya disaksikan langsung oleh Fasilitator (SLRT) dan salah seorang Aparat Desa,” terangnya.

Menurutnya, malam sekitar pukul 1 dini hari Tiba di e-Warung Ujung Bulu II sebanyak 100 Rak dan subuhnya datang lagi 200 ratus rak.

“Sebelum di bagikan, kami meminta kepada e-Warung untuk melakukan pengecekan dan memastikan bahwa telur yang akan dibagikan itu tidak rusak. Selain itu, saya juga menyampaikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) agar mengechek terlebih dahulu barang yang akan diterima sebelum dibawah pulang kerumah masing-masing,” jelasnya.

Gerak Cepat, Dinas Sosial Kabupaten Jeneponto Gantikan Telur Busuk Yang Diterima KPM BPNT di Desa Ujung Bulu
Rahman Mas’ud Kr. Tiro (Penyuplai terlur di Kecamatan Rumbia)

Terpisah Rahman Mas’ud Kr. Tiro Selaku Penyuplai terlur di Kecamatan Rumbia mengatakan, bahwa setelah mendengar, bahwa ada sejumlah KPM yang menerima telur yang tidak layak konsumsi, malamnya ia langsung melakukan penggantian telur kepada 226 KPM yang ada di Desa Ujung Bulu dan beberapa Desa lainnya yang melaporkan ada masalah yang sama.

“Sebelumnya, kami selaku penyuplai telur juga selalu menyampaikan kepada pihak e-Warung agar segerah melaporkan ketika ada masalah, seperti ada yang pecah, ataupun tidak layak konsumsi agar segerah dilakukan penggantian, karena kondisinya kalau telur itu bukan barang yang terlihat isinya, jadi kita sama-sama tidak tau apakah masih layak konsumsi atau tidak,” tuturnya.

Ini sama sekali tidak ada unsur kesengajaan kata Rahman, karena ini adalah telur, jadi tidak diketahui apakah masih bagus atau tidak.

“Seandainya barangnya sejenis ikan atau beras yang kondisinya kelihatan langsung, mungkin saja ada unsur kesengajaan, tapi ini telur yang kondisinya tertutup jadi tidak ada yang tau apakah masih layak konsumsi atau tidak,” terang Rahman Mas’ud Kr. Tiro, Minggu 21/11/2021.

Telur Busuk Yang Diterima KPM BPNT Di Desa Ujung Bulu Sudah Diganti
Wawan (Pemilik e-Warung Ujung Bulu II)

Sementara pemilik e-Warung Ujung Bulu II, Wawan yang dikonfirmasi dikediamannya mengatakan, Alhamdulillah telur busuk yang diterima oleh 226 KPM di Desa Ujung Bulu sudah digantikan semua dengan telur yang kualitas bagus.

“Alhamdulillah sudah tidak ada masalah lagi karena telur-telur yang diterima sebelumnya sudah diganti dengan telur yang baru, dan semoga kedepannya tidak ada lagi masalah seperti ini,” harapnya.

Salah satu Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Dg. Caya ketika di konfirmasi mengatakan, bahwa Alhamdulillah telur busuk yang dia terima sudah diganti kemarin.

“Iye’ pak Alhamdulillah sudami diganti dengan telur yang bagus kualitasnya, semoga tidak terjadimi lagi kedepannya,” ucapnya singkat.

WAWAN Selaku pemilik e-Warung Ujung Bulu II
Mansur (Kepala Desa Ujung Bulu Saat ditemui di kediamannya)

Kepala Desa Ujung Bulu, Mansur yang ditemui dikediamannya mengucapkan terima kasih kepada pihak Dinas Sosial, karena dengan gerakan cepat dan tepat sehingga permasalahan ini cepat terselesaikan.

“Jadi ini adalah masalah yang sangat parah, namun pihak Dinas lebih hebat lagi dalam titik penyelesaiannya, sehingga masalah bisa tertutupi dengan penyelesaian yang baik. Alhamdulillah barang yang di bagikan ini sudah tidak ada masalah, saya sendiri sudah kroschek tadi di lapangan, karena faktanya harus dijawab dengan sesungguhnya dengan titik penyelesaiannya, kalau memang sudah baik jangan dibilang buruk,” ujarnya.

Menurutnya, sudah ada beberapa rilis berita yang keluar ke teman-teman media dan ada juga dalam bentuk audio tadi bahwa ini faktanya, memang telur itu sudah diganti jadi sudah selesai semua, dan semoga kejadian seperti ini tidak terulang lagi, Tutpnya

Laporan: Erank

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed