oleh

Kepala Desa Bajiminasa Bulukumba Tidak Percaya Bendahara Pegang Anggaran Pisik, Ada Apa ?

TOPIKTERKINI.COM – BULUKUMBA: Kurang lebih dua tahun menjabat sebagai Kepala Desa, Kepala Desa Bajiminasa Kec. Rilau Ale, Kab Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan dinilai cukup luar biasa didalam pengelolaan anggaran dana Desa ADD yang masuk di Desa Bajiminasa

Pasalnya, Selain fungsinya sebagai kuasa pengguna anggaran dana Desa (ADD), kepala Desa Bajiminasa juga terlibat langsung didalam penggunaan anggaran, sementara pihak bendahara hanya sebatas mencairkan anggaran, selanjutnya diserahkan langsung kepada kepala Desa,” katanya.

“Iya kurang lebih dua tahun saya jabat sebagai bendahara di Desa Bajiminasa, dan setelah proses pencairan, kepala Desa yang langsung pegang anggaran, Tuturnya

Seperti halnya saat Tim pelaksana kegiatan (TPK) membutuhkan anggaran barulah berkoordinasi dengan saya, selanjutnya, kepala Desa yang serahkan anggarannya sesuai kebutuhan pelaksana kegiatan (TPK) Jadi jujur saja pak saya hanya tau jumlah uang, dan yang pegang kepala Desa, ucap Usna Kamis 25/11/2021.

Masih kata Usna. Meskipun sudah di ingatkan  bahwa seharusnya bendahara yang harus bertanggung jawab didalam pengelolan anggaran dana Desa. Namun, saya sebagai bawahan merasa tidak punya daya untuk menahan apa yang menjadi keinginan kepala Desa

“Saya sudah ingatkan kepala Desa Bajiminasa bahwa seharusnya anggaran dana Desa, Bendahara yang harus bertanggung jawab didalam pengelolan anggaran tersebut. Alhasil, kepala Desa tidak menanggapi hingga saat ini,” pungkasnya.

Kepala Desa Bajiminasa Ansar yang dikonfirmasi via telepon menbenarkan bahwa semua pencairan untuk anggaran pisik dipegang dan dikelola langsung oleh dirinya sendiri,” katanya.

“Iya untuk pencairan anggaran pisik saya sendiri yang pegang setelah bendahara selesai cairkan. Kecuali untuk gaji staf kantor, bendahara sendiri yang pegang untuk gaji honor. Jadi setelah bendahara cairkan saya yang pegang, karena bukan bendahara yang kelola, saya yang berkoordinasi langsung dengan pihak pelaksana kegiatan TPK.

Menurut Ansar bahwa untuk tahun 2021 ada empat dusun, empat titik anggaran pisik yang dikelola dengan menggunakan anggaran dana Desa,” Ada empat titik pengerjaan pisik di empat Dusun yang dikelola menggunakan anggaran dana Desa hanya nilai anggarannya saya tidak hapal, ” tutupnya

Laporan: Andi Burhanuddin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed