oleh

Indonesia Terperangkap Dalam Sistem Ekonomi Neoklasik

Indonesia Terperangkap Dalam Sistem Ekonomi Neoklasik

Oleh: Muh. Akmal
(Jurusan Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Alauddin Makassar)

 

Struktur dari Teori Neoklasik; Ide utama dalam pemikiran neoklasik adalah konsep “pilihan yang dibatasi” (constrained choice). Konsep ini memandang individu sebagai pelaku yang membuat pilihan, atau orang yang harus memilih dari beberapa alternatif tindakan berdasarkan pandangan atau imajinasinya sendiri tentang apa dampak dari tiap-tiap alternatif itu bagi dirinya. Ekonomi dalam pendekatan neoklasik dipandang sebagai proses dimana orang berusaha memaksimalkan pemenuhan terhadap kebutuhan berdasarkan sumber daya yang ada. Hak Kepemilikan. Hak kepemilikan (property rights) adalah hak untuk memiliki, menggunakan, menjual, dan mengakses kekayaan.

Eksternalitas adalah “dampak terhadap pihak ketiga (yang tidak ikut transaksi) yang tidak melewati sistem harga dan muncul sebagai efek samping yang tidak disengaja dari kegiatan orang lain atau kegiatan perusahaan lain” Barang Publik (Publik Goods) adalah satu definisi dari barang publik adalah barang yang begitu diproduksi untuk anggota tertentu dari sebuah kelompok akan secara otomatis bisa digunakan oleh semua anggota dalam kelompok itu. Satu tema utama dalam ilmu Ekonomi neoklasik adalah bahwa ada hubungan antara pasar yang persaingannya sempurna dengan efisiensi, dimana efisiensi ini didefinisikan sebagai maksimalisasi terhadap pemenuhan kebutuhan pribadi. Pasar dengan persaingan sempurna adalah pasar yang memiliki penjual dan pembeli dalam jumlah besar.

Indonesia kini terperangkap sistem ekonomi neoklasik yakni kegiatan  ekonomi yang mengurangi kekayaan negara dari sumber daya alam, dan sumber daya manusia. “Jika sistem ini masih terus terjadi di Indonesia maka itu artinya sama dengan menjual masa depan untuk dikonsumsi hari ini.

Praktik ekonomi neoklasik sudah sampai ke desa-desa ditandai dengan  pasar di pedesaan menjadi sepi, perilaku konsumtif sebagian masyarakat pedesaan beralih membeli kendaraan bermotor ketimbang membeli produk lain. Dampaknya, produksi perkebunan dan pertanian yang awalnya meningkat kemudian menurun.Seiring penurunan permintaan dunia dan penurunan harga komoditas ekspor terhadap komoditas yang mereka jual. “Mirisnya pendapatan petani menurun drastis, dampaknya pasar di pedesaan menjadi lemah  yakni inflasi di pedesaan lebih rendah dibandingkan perkotaan, dan penduduk miskin di pedesaan meningkat”

Sistem ekonomi neoklasik meruntuhkan sistem ekonomi dunia dan mengancam ke
sistem ekonomi yang bertumpu pada permintaan, kebutuhan, ketersediaan, distribusi barang produksi tanpa mempedulikan negara atau masyarakat mempunyai uang dan sumber daya untuk bertransaksi di pasar. Padahal setiap kebutuhan uang atau anggaran disediakan dalam bentuk
hutang sehingga pada sistem APBN selalu mempertahankan defisit setiap tahun.

Menururt  data BPS, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Juni 2016 naik 5,18
persen. Angka ini menunjukkan konsumsi masyarakat pemerintah masih tetap tinggi. Pada sisi lain, ekspor dan impor turun atau tercatat -2,73 persen dan -3,01 persen. Pendapatan
negara pada semester pertama turun dari tahun sebelumnya sebesar Rp33,249 triliun atau hanya
mencapai 35,5 persen dari target APBN-P 2016 lebih rendah dari capaian tahun lalu yang
mencapai 41,5 persen dari target APBN-P 2015.

Belanja pemerintah di APBN-P 15 persen lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Artinya pemerintah memacu konsumsi ditengah lemahnya permintaan pasar. Pada satu sisi kebijakan ini diharapkan bisa memacu pertumbuhan ekonomi, akan tetapi di sisi lain jsutru beresiko, dan
mengakibatkan pemerintah terjaring, terperangkap hutang.

Salah satu  pemikir  yang  menopang  teori  ekonomi  neoklasik,  Harrod-Domar  yang  mengemukakan  pentingnya  pembentukan  modal  atau  investasi  sebagai  syarat  mencapai  pertumbuhan  ekonomi  yang kokoh  (steady growth). Bila  pembentukan  modal  telah  dilakukan, perekonomian  diprediksi  dapat memproduksi  barang-barang  dalam  jumlah  yang lebih besar. Teori  Harod  Domar  menyatakan  bahwa sumber  pertumbuhan  adalah  besarnya  porsi  pendapatan  domestik bruto (PDB) yang ditabung, sebagai capital stock untuk  meningkatkan  pertumbuhan  ekonomi  negara.

Dari persoaalan di atas, solusi  menurut saya untuk pemerintah yakni,  pemerintah harus bijak dalam  memilih program kerja, meningkatkan efisiensi, dan memperkuat daya guna untuk menyelamatkan keuangan negara. kalaupun terpaksa pemerintah harus memotong anggaran negara, mengurangi defisit anggaran secara bertahap, menunda sebagian program kerja yang telah direncanakan untuk program prioritas yang telah disusun.

Selain itu pemerintah juga harus mempertimbangkan kondisi masyarakat, untuk menahan laju pertumbuhan ekonomi disamping pemerintah juga harus menahan laju penurunan pertumbuhan ekonomi agar tidak turun dratis guna menghindari gejolak.dan juga Pemerintah perlu mengurangi defisit anggara secara bertahap, dan memikirkan menyusun anggaran agar surplus bisa diperoleh, dan dapat dipakai untuk pemerataan modal kerja masyarakat di dalam negara untuk memperkuat perekonomian negara, selanjutnya menimbukan kepercayaan yang lebih besar pada pemerintah.

 

Salabi nur.2016. Analisis Perbandingan Pendekatan Ekonomi Politik Marxis dengan Klasik dan Neoklasik. http://karya-ilmiah.um.ac.id/index.php/PPKN/article/view/77837. Di akses pada 10 Desember 2021

Frislida.2016. Indonesia Terperangkap Ekonomi Neoklasik. https://www.antaranews.com/berita/577385. Di akses pada 11 desember 2021

Krisnawati Ega.2021.Mengenal Teori-teori Pertumbuhan Ekonomi Dan Daftar Tokoh Pemikirnya. https://tirto.id/mengenal-teori-teori-pertumbuhan-ekonomi-daftar-tokoh-pemikirnya-f8Un. Di akses pada 11 Desember 2021

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed